Ada Galian C di Kecamatan Duduk Sampeyan, Ilegalkah?

Ada Galian C di Kecamatan Duduk Sampeyan, Ilegalkah?

Excavator sedang mengisi material tanah ke dump truk di Desa Sumengko, Kec. Duduksampeyan, Gresik

Liramedia.co.id, GRESIK – Musim kemarau menjadi peluang bagi pengusaha galian C untuk meningkatkan aktivitas usahanya. Bersamaan itu pula, mulai bermunculan usaha galian C baru di beberapa wilayah di Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik.

Pada Sabtu siang, 19 September 2020, wartawan Lira Media mendapati adanya usaha galian C di Kecamatan Duduksampeyan, tepatnya di Desa Sumengko. Beberapa dump truk berlalu lalang di lokasi yang berbatasan dengan dengan Jatirembe, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur.

Usai mengisi material tanah yang digali dengan backhoe di gundukan tersebut, dari pengamatan Lira Media, salah satu truk dengan nopol W 8504 DU tampak membawa galian itu ke arah Ujungpangkah. Sementara dump truk lainnya mengisi material lagi. Beberapa dump truk berukuran 8 kubik (m3) juga antri untuk diisi material oleh operator backhoe.

Dikonfirmasi siapa pemilik usaha galian C tersebut, salah seorang pekerja yang tak mau menyebutkan namanya menyatakan bahwa galian C tersebut milik Ibu Siti. Belum jelas siapa Ibu Siti ini. Tapi, pekerja tersebut menerangkan bahwa material itu dikirim untuk urug lahan di Kecamatan Ujungpangkah.

“Barusan mulai muat sekitar jam 10 pagi, dan dikirim ke Ujungpangkah. Galian ini cuma meratakan saja,” kata pria berperawakan tinggi kurus ini.

Wartawan Lira Media mencoba meminta nomor ponselnya Ibu Siti ke pekerja tersebut, namun dia enggan memberikan dengan alasan bahwa yang mengurus di lapangan ialah putranya Ibu Siti.

Sebelumnya, dikonfirmasi terkait banyaknya galian c diduga illegal di sejumlah wilayah di Jawa Timur khususnya di Kecamatan Duduksampeyan, Kepala Dinas ESDM Jawa Timur melalui Kepala Bidang (Kabid) Pertambangan Dinas ESDM Jawa Timur, Kukuh Sudjatmiko menyatakan bahwa Dinas ESDM Jawa Timur tidak berwenang untuk menindak.

“Galian c illegal ini, kami tidak berwenang untuk menindak. Kami hanya menghimbau agar pelaku usaha galian c yang tak berizin ini untuk segera mengurus ke Pelayanan Perizinan Terpadu (P2T) Provinsi Jawa Timur,” kata Kukuh kepada Lira Media.

Kukuh menyebutkan, terdapat kurang lebih 565 badan usaha atau perorangan yang mengantongi izin galian c di Jawa Timur. Angka itu terus bertambah seiring banyaknya pihak yang mengajukan izin usaha tersebut.

Namun untuk penindakan, lagi-lagi Kukuh menegaskan bahwa itu ialah wewenang aparat Kepolisian dan Pemkab setempat. Dasarnya ialah perubahan Undang Undang (UU) yang sebelumnya diatur dalam UU nomor 11 tahun 1967 menjadi UU nomor 4 tahun 2009.

“Konsentrasi kami ke urusan izin yang diajukan oleh badan usaha atau perorangan. Kami tidak bisa menindak usaha galian c tak berizin itu. Tapi jika ada yang melaporkan ke kami, akan kami rekomendasikan ke pihak terkait. Sebutkan nama wilayahnya, titik koordinatnya, jika perlu nama pemiliknya. Kami akan cek apakah itu ilegal atau tidak,” ujarnya. (*)

Penulis : Basuki

Tonton videonya di bawah ini :

Image
Gubernur Jatim Dukung Program Sejuta IT Preneur

Gubernur Jatim Dukung Program Sejuta IT Preneur

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendukung penuh rencana kerjasama antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Jawa Timur dengan Maspion IT.