Ayah Perkosa Anak Kandung Sejak SMP Hingga SMA

Ayah Perkosa Anak Kandung Sejak SMP Hingga SMA

AKBP Abdoel Harris menginterogasi ST

Liramedia.co.id, SAMPIT – ST, seorang ayah di Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, tega memerkosa anak gadisnya selama bertahun-tahun. Perbuatan bejat itu dilakukan sejak korban masih kelas 1 SMP hingga sekarang kelas 2 SMA.

Aksi terkutuk ST itu akhirnya terbongkar setelah korban menceritakan kegetiran hidupnya kepada pamannya yang kemudian melaporkannya ke Polisi.

Kapolres Kotawaringin Timur, AKBP Abdoel Harris Jakin mengatakan, ST ditangkap di rumahnya setelah petugas menerima laporan kasus pencabulan anak dari paman korban.

“Begitu kita terima laporan langsung melakukan penyelidikan dan menangkap ayah korban yang kini berstatus tersangka,” katanya, Rabu (21/10/2020).

Kapolres mengungkapkan, perbuatan bejat pelaku ST ini sudah dilakukan selama lima tahun terakhir terhitung sejak korban masih kelas 1 SMP hingga kelas 2 SMA.

“Pelaku mencabuli anaknya sejak korban berusia 11 tahun dan sekarang usianya 16 tahun. Perbuatan bejat pelaku semakin menjadi saat anaknya melanjutkan ke SMA,” ucapnya.

Menurut Kapolres Kotawaringin Timur, pelaku semakin leluasa melampiaskan nafsu setannya karena korban tinggal di rumah kos seorang diri.

“Korban mengaku tidak berdaya menolak kemauan pelaku atau ayahnya karena selalu diancam akan dibuang dari keluarga dan tidak boleh lagi bertemu dengan adik-adiknya,” ujarnya.

Kepada penyidik, tersangka ST mengaku tega berbuat tidak senonoh terhadap darah dagingnya sendiri lantaran selalu muncul nafsu seksnya setiap kali melihat korban.

Atas perbuatan bejatnya itu, tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai sopir itu ditahan di Mapolres Kotim untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Tersangka dijerat Pasal 81 ayat 2 dan 3 atau Pasal 82 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. Namun karena yang melakukan perbuatan ini adalah ayah kandung dapat ditambah sepertiga dari hukuman maksimal. (*)

 Soucer : INS

 

Image
APVOCATION East Java to  Supports  Surabaya University to Create One Million IT Preneurs

APVOCATION East Java to Supports Surabaya University to Create One Million IT Preneurs

Mr Jamhadi in the IT Preneur seminar said that there are contraction in economics growth for almost all economic sectors due to the Covid-19 pandemic.