Bareskrim Polri Terus Usut Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi PT Hastuka Sarana Karya

Bareskrim Polri Terus Usut Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi PT Hastuka Sarana Karya

Mabes Polri

Liramedia.co.id, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam kerjasama pembiayaan antara bank dengan PT. Hastuka Sarana Karya untuk pembiayaan End User dalam proyek Garut Super Blok tahun 2014-2015.

Kepala Subdit V Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Pol Indarto mengatakan, pihak telah memeriksa 175 saksi termasuk ahli. Dan akan memeriksa para pejabat bank yang terkait pembiyaaan tersebut.

"Kami juga memblokir aset yang diduga hasil korupsi senilai Rp1,3 triliun. Hal itu dilakukan sebagai aset recovery, imbas dari kasus ini," kata Indarto kepada wartawan, di Jakarta, Senin (13/11/2017).

Diketahui, kasus ini bermula ketika Bank Jabar Syariah menjalin kerjasama dengan PT. Hastuka Sarana Karya untuk pembiayaan End User dalam proyek Garut Super Blok tahun 2014-2015.

Bank itu kemudian melakukan pemberian pembiayaan kepada PT. HSK dengan mengalihkan 161 debitur end user sebesar Rp. 566, 45 milyar.

Pembiayaan end user dilakukan dengan akad murabahah (apabila selesai dibangun langsung dibayar tunai). Namun, faktanya gbelum selesai dibangun tetapi langsung dibayar.

Belakangan diketahui sebanyak 161 debitur kualitas pembiayaannya macet. Padahal, sebagian debitur merupakan debitur fiktif. Tak hanya itu saja, bank juga diduga memberikan perlakuan khusus terhadap ketentuan internal pihaknya. (did)

Image