Content: / /

Baru Berdiri, ITTelkom Surabaya Terima 280 Mahasiswa

Pendidikan

02 Oktober 2018
Baru Berdiri, ITTelkom Surabaya Terima 280 Mahasiswa

Prof. Dr. Ir. Soeprapto, DEA, menyerahkan SK ITTelkom ke Dr. Ir. Dwi S. Purnomo, MM.

LiraMedia.co.id, SURABAYA - Lama ditunggu, akhirnya Institut Teknologi Telkom (ITTelkom) Surabaya resmi hadir di Surabaya melalui grand launching yang berlangsung di ruang baliurang Telkom Divre V Jatim Bali Nusra, Jalan Ketintang 156 Surabaya, Senin (1/10/2018).

Dalam tahun pertamanya, ITTelkom Surabaya menerima 280 mahasiswa dari 7 program studi (prodi) atau masing-masing kelas prodi sebanyak 40 mahasiswa.

"Untuk tahun kedua, masing-masing prodi 2 kelas, yaitu sebanyak 560 mahasiswa. Baru tahun ketiga bisa 1000-an mahasiswa," kata Ketua Yayasan Pendidikan Telkom, Dr. Ir. Dwi S. Purnomo, MM, yang merangkap juga sebagai Rektor ITTelkom Surabaya.

ITTelkom Surabaya ini merupakan lembaga pendidikan ke-54 yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Pendidikan Telkom, dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga lembaga pendidikan tinggi.

Dalam acara ini juga dilaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) Kemenristek Dikti, yang diserahkan langsung oleh Koordinator LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Ir. Soeprapto, DEA. ITTelkom Surabaya berdiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 733/KPT/I/2018 tanggal 4 September 2018, berlokasi di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Dwi S Purnomo menambahkan, ITTelkom Surabaya berkomitmen untuk menjadi yang terdepan dalam pengembangan teknologi ICT, khususnya untuk mendukung aplikasi di bidang industri maritim, logistik dan transportasi.

“Kami berkomitmen untuk mengembangkan tiga bidang ini, sekaligus menjadi kekhasan kampus kami. ITTS akan memajukan industri maritim, logistik dan transportasi dengan berbasis teknologi ICT yang canggih,” jelasnya.

ITTelkom Surabaya hadir untuk mempersiapkan sumber daya manusia unggulan yang siap untuk mengisi berbagai industri yang akan berkembang di era Revolusi Industri 4.0. dan mampu memenangkan persaingan di masa depan.

Pada tahap awal, ITTelkom Surabaya terdiri 7 Program Studi yang berbasis ICT yaitu Teknik Telekomunikasi, Teknik Elektro, Teknik Komputer, Teknik Industri, Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Rekayasa Perangkat Lunak (software Engineering).

"Kehadiran ITTelkom Surabaya akan memberikan kontribusi pada pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas SDM yang merata di Indonesia, khususnya di wilayah Indonesia Timur. Hal ini antara lain diwujudkan dengan pemberian beasiswa prestasi untuk belajar di ITTelkom Surabaya,” ungkapnya.

Selain beasiswa, ITTelkom Surabaya juga membuka kesempatan luas bagi putra-putri Indonesia yang berasal dari Kawasan Timur Indonesia seperti dari Provinsi Papua & Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, NTT, Kalimantan, NTB, dan Sulawesi untuk belajar disini melalui penyediaan kuota khusus dan jalur seleksi khusus.

Telah dialokasikan minimal 10% dari kursi yang tersedia untuk calon mahasiswa dari Kawasan Indonesia Timur melalui jalur khusus tersebut.

“Kami berkomitmen untuk memberikan kesempatan pendidikan yang merata pada seluruh anak bangsa, termasuk yang berasal dari Kawasan Timur Indonesia,” jelasnya.

"Setelah 3 tahun beroperasi, ITTelkom Surabaya dari sekarang berada di Jalan Gayunyan PTT no 17 akan pindah ke Jalan Ketintang 156, bekas gedung Telkom Divre 5 Jatim Bali Nusra seluas 6,5 hektar," terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Soeprapto, DEA, berharap ITTelkom Surabaya dalam 2 tahun operasional bisa mengalahkan prestasi yang ditorehkan Universitas Telkom Bandung.

Dalam 2 tahun itu, Universitas Telkom Bandung mampu masuk dalam 10 besar sebagai universitas terbaik di Indonesia yang dicatat Kemenristek Dikti.

"Saya harapkan juga, ITTelkom Surabaya mampu mengembangkan potensi mahasiswa, dan juga mengembangkan potensi masyarakat sekitar, dan masyarakat bangsa," katanya.

Setelah ITTelkom Surabaya ini resmi berdiri di Surabaya, kata Soeprapto, tercatat di Jawa Timur ada 326 perguruan tinggi swasta (PTS).

"Jatim termasuk yang paling banyak jumlah PTS-nya dibandingkan lainnya. Secara nasional ada 4300 perguruan tinggi. Jumlah mahasiswa di Jatim sekitar 450 ribu sampai 500 ribu mahasiswa dari 5,6 juta mahasiswa secara nasional. Untuk itu, saya harap ITTelkom Surabaya punya kualitas lebih baik," ujarnya. (rls)

Tinggalkan Komentar