Content: / /

Bejat Anak TK Dicabuli

Peristiwa

03 Mei 2018
Bejat  Anak TK Dicabuli

Ilustrasi

Liramedia.co.id, MOJOKERTO - Korban kebiadaban kepuasan nafsu laki-laki tak bertanggung-jawab tanpa diketahui identitasnya terjadi di Mojokerto. Kali ini yang menjadi korbannya seorang siswi yang masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK), sebut saja Mekar, nama samaran (6) warga Mojokerto.

Dia diperlakukan tak senonoh layaknya orang dewasa oleh seorang pria tanpa diketahui identitasnya di salah satu ruangan area rumah kosong di wilayah Dusun Mangelo, Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada siang hari, Rabu (2/5/2018). 

Informasi yang berhasil dihimpun di sekitar lokasi menyebutkan, sebelum kejadian menimpa korban, ia (Korban) terlihat berjalan hendak pulang ke rumah dari sekolah.

Namun ditengah perjalanan, korban diduga dihadang oleh pelaku dan diajak ke area rumah kosong lalu pelaku melampiaskan niat nafsu bejatnya terhadap korban bagaikan orang dewasa. Puas memperdayai korbannya, pelaku meninggalkan korban kabur mengendarai motor jenis matic Honda Beat tanpa diketahui identitasnya. 

"Biasanya anak itu (korban) dijemput orang tuanya. Namun siang itu korban pulang dari sekolah jalan kaki. Warga sekitar taunya, korban menangis sambil tanganya mencengkeram seperti menahan sakit. Bahkan di bagian selakangan kakinya terlihat berlumuran darah," ujar Firman warga sekitar lokasi ketika ditemui wartawan. 

Warga yang sempat melihat pelaku kabur mengendarai motor dengan kecepatan tinggi berusaha mengejarnya ke arah jalan raya. Namun tak berhasil karena kehilangan jejak.

  "Pelaku dengan ciri-ciri memakai jaket cokelat mengendarai Honda Beat Dan says gak tau nomor Polisinya," jelas Firman. 

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP. M. Sholikin Feri, SH dikonfirmasi wartawan terkait adanya kejadian yang menimpa korban, pihaknya membenarkan. Pihaknya sudah menerima laporan dari pihak keluarga korban tadi sore.

"Kasus ini sedang kita dalami dan lakukan penyelidikan. Korban sudah menjalani visum guna melengkapi berkas laporan. Saat itu juga saya langsung perintahkan anggota berusaha mencari dan mengejar pelakunya. Pelaku kita tetapkan sebagai DPO. Doakan cepat terungkap," pungkasnya. (Joe) 

Tinggalkan Komentar