Berangkat Mancing, Remaja Ngoro Tewas Tenggelam Di Sungai Sadar

Berangkat Mancing, Remaja Ngoro Tewas Tenggelam Di Sungai Sadar

Warga bahu membahu mengevakuasi jenazah Zainul dari Sungai Sadar

Liramedia.co.id - Naas dialami Zainul (14 tahun), remaja warga Dusun Tuyorono, Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Dia ditemukan tenggelam di sungai Sadar, di desa setempat, Sabtu (16/1/2021) siang.

Data yang diperoleh Liramedia co.id.menyebutkan, sebelum korban ditemukan sudah tak bernyawa akibat tenggelam di sungai Sadar, korban diketahui hendak berniat mengail ikan bersama tiga temanya ke area lokasi sungai Sadar.

Keempat remaja, yakni Zainul (korban), Agan, Dinda dan Lutfi. Mereka menyebrangi sungai di bagian tengah hendak mengail ikan di bawah jembatan. Namun diduga kuat karena korban tak bisa berenang, akibatnya tubuhnya tenggelam ke dalam aliran air sungai.

Ketiga teman korban sudah berusaha menolong tubuh korban, namun tak berhasil dan akibatnya tubuh korban tenggelam.

Wakapolsek Ngoro, AKP. Sohib dikonfirmasi mengatakan, korban saat itu hendak mancing ikan bersama tiga temannya. Mereka berniat mancing ikan di bawah jembatan. Agar sampai di tujuan di bawah jembatan, mereka menyeberangi aliran sungai dengan cara berenang di aliran bagian tengah.

Namun naas, karena dimungkinkan tidak bisa berenang, tubuh korban tenggelam.

"Ketiga temannya mendapati tubuh korban tenggelam, mereka sudah berusaha menolong. Namun tetap tak bisa menolong karena jarak mereka berjauhan. Akhirnya ketiga korban berteriak minta tolong ke warga sekitar," ungkap Sohib.

Warga yang mendengar teriakan minta tolong, saat itu juga mengabarkan ke warga yang lain untuk menemukan tubuh korban. Dengan alat seadanya, akhirnya 1 jam kemudian tubuh korban berhasil dievakuasi. Sayangnya, korban ditemukan sudah tidak bernyawa.

"Diduga korban tenggelam di aliran sungai sedalam 2 meter. Jasad tubuh korban ditemukan relawan di dasar sungai. Selanjutnya, jasad tubuh korban dibawa ke kamar jenasah RS Mawadah, Kecamatan Ngoro, untuk mendapatkan visum. Setelah mendapatkan visum, selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga korban untuk disemayamkan di rumah duka dan segera dikebumikan," pungkas Sohib. (Joe)

Image
Karena Sebab Ini, Oknum Pengacara Terancam Dipidanakan Kepala SMPN 1 Babat

Karena Sebab Ini, Oknum Pengacara Terancam Dipidanakan Kepala SMPN 1 Babat

Seorang oknum pengacara berinisial SE di Kecamatan Tuban, Kabupaten Lamongan, terancam dipidakan oleh Kepala SMPN 1 Babat