Catat ! Jumlah Lowongan Kerja di Gresik Sebanyak 1.226 Orang

Catat ! Jumlah Lowongan Kerja di Gresik Sebanyak 1.226 Orang

Para pencari kerja di Kabupaten Gresik

Liramedia.co.id, GRESIK – Sebagai wilayah yang ditempati banyak industri berskala nasional hingga internasional, ternyata tak mampu menekan jumlah pengangguran di Kabupaten Gresik. Dari data yang didapat Lira Media, jumlah pengangguran terbuka di Gresik pada tahun 2019 sebanyak 36.390 orang.

Data yang didapat Lira Media dari Badan Pusat Statikstik (BPS) Gresik juga menyebutkan, Angkatan Kerja di Kabupaten Gresik tahun 2019 yang bekerja sebanyak 620.883 orang.

“Semuanya didominasi oleh laki-laki. Jika jumlah penduduk usia kerja 1.001.198 orang, maka angka Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 65,65%. Artinya terdapat 65,65% penduduk usia kerja di Kabupaten Gresik pada tahun 2019,” kata Kepala BPS Gresik, Endang Sulastri.

Banyaknya pengangguran di Kabupaten Gresik tidak sebanding dengan jumlah lowongan kerja yang ada. Masih menurut data BPS Gresik, jumlah lowongan kerja di Kabupaten yang dijuluki Kota Pudak, ini mencapai 1.226 lowongan kerja, dengan rincian lowongan untuk laki-laki sebanyak 941 orang dan untuk perempuan sebanyak 285 orang.

Sedangkan pencari kerja sebanyak 2.716 dengan rincian laki-laki sebanyak 1.259 orang, perempuan 1.457 orang. Pencari kerja terbanyak ialah lulusan SMA, baik umum maupun kejuruan. Selanjutnya lulusan diploma dan sarjana.

“Pada lulusan SMP, pencari kerja lebih banyak perempuan dibandingkan laki-laki. Faktor pemicu pengagguran di Gresik diantaranya ialah masih adanya kesenjangan antara supply tenaga kerja yang tersedia dengan demand atau kebutuhan perusahaan,” ungkap Endang Sulastri.

Lanjut Endang, peningkatan pemahaman masyarakat akan Pendidikan juga mempengaruhi mereka yang usia kerja untuk memilih melanjutkan pendidikan dan menunda peran aktifnya di pasar kerja. Apalagi, fenomena tersebut dibarengi dengan semakin didorongnya program wajib belajar dan biaya pendidikan gratis.

Namun, dibandingkan dengan tahun 2018, Tingkat Kesempatan Kerja di Kabupaten Gresik meningkat 94,46%, mengindikasikan bahwa jumlah masyarakat Kabupaten Gresik yang bekerja dan mempunyai pendapatan di tahun 2019 semakin bertambah dibandingkan tahun 2018. Dengan kata lain terjadi peningkatan kualitas hidup masyarakat karena kesempatan kerja lebih tinggi.

Di sisi lain, untuk upah minimum kabupaten (UMK), tercatat di Kabupaten Gresik pada tahun 2020 sebesar Rp 4.197.030. Di tahun 2019, UMK di Kabupaten Gresik mencapai Rp 3.867.900, meningkat 8,03% dibandingkan tahun 2018 sebesar Rp 3,58 juta. UMK di Kabupaten Gresik tertinggi kedua di Jatim setelah Kota Surabaya (Rp 3,87 juta).

Besaran upah di Kabupaten Gresik sesuai dengan besaran pengeluaran per kapita sebulan yakni Rp 1.263.950. Dengan rincian pengeluaran untuk makanan Rp 673.892, bukan makanan Rp 649.020. Angka ini meningkat dari tahun 2018 sebesar Rp 1.332.912. (*)

Penulis : Basuki

Image
Gubernur Jatim Dukung Program Sejuta IT Preneur

Gubernur Jatim Dukung Program Sejuta IT Preneur

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendukung penuh rencana kerjasama antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Jawa Timur dengan Maspion IT.