Content: / /

Clariant Buka Fasilitas Baru di Bojonegoro

Bisnis

24 Maret 2019
Clariant Buka Fasilitas Baru di Bojonegoro

Direksi Clariant

LiraMedia.co.id, BOJONEGORO – Clariant berhasil bertahan di Indonesia sejak tahun 1955. Sukses ini tidak lepas dari strategi perusahaan, walau dalam proses bisnisnya pernah ada hantaman krisi moneter (krismon). Namun hal itu tidak menyurutkan Clariant untuk mempertahankan bisnisnya di Indonesia.

Clariant adalah perusahaan bahan kimia khusus global berbasis di Muttenz dekat Basel, Swiss. Perusahaan ini beroperasi dalam 4 bidang usaha, yakni care chemicals, catalysis, natural resources, dan plastic & coatings.

Bertahan sejak tahun 1955, strategi yang diterapkan Clariant didasarkan pada 5 pilar, antara lain fokus pada inovasi melalui R&D, memberi nilai tambah yang berkelanjutan, reposisi portofolio, meningkatkan pertumbuhan dan profitabilitas.

Di Indonesia, Clariant terwakili di 8 lokasi dengan 6 lokasi produksi dan terdiri dari PT Clariant Indonesia, PT Clariant Plastics & Coating Indonesia, PT Clariant Adsorbents Indon esia, dan PT Clariant Kujang Catalysis. Dari situ, tenaga kerja yang direkrut kurang lebih 10.000 orang.

Hans Gert Herrel (Country Head PT Clariant Indonesia) menyampaikan bahwa Clariant bertahan di Indonesia meski pernah dihantam krismon karena Clariant mengganggap bahwa Indonesia merupakan negara yang cukup potensial.

“Kami juga fasilitas produksi di Indonesia, sehingga kami mempertahankan posisi kami di Indonesia meski pernah terdampak krismon,” kata Hens Gert.

Tonggak sejarah Clariant di Indonesia di mulai sejak tahun 1955. Saat itu, Hoechst mendirikan kantor perwakilan di Indonesia. Lalu pada tahun 1965, Sandoz mendirikan kantor perwakilan untuk pewarna tekstil dan kimia. Di tahun 1990, Sandoz membuka lokasi produksi di Tangerang yang menjadi kantor pusatnya.

Tahun 2003, unit usaha kimia khusus Hoechst bergabung dengan Clariant Indonesia. Kemudian di tahun 2012, intergrasi Sued Chemie dimulai di Indonesia. Pada Maret 2014, Clariant Indonesia malakukan divestasi unit usaha tekstil, kertas, dan kulit. Di tahun 2014 bulan Juni, Clariant Indonesia meresmikan perluasan unit usaha pigments dan masterbatches.

Tiga tahun berikutnya tepatnya pada November 2017, Clariant Indonesia membuka lokasi baru di kawasan JIIPE Gresik, dan meresmikan fasilitas produksi bleaching earth untuk unit usaha functional minerals. Dan pada Maret 2019, fasilitas penyimpanan baru untuk unit usaha oil & mi services di Bojonegoro, Jawa Timur, dengan area seluas 4.332 m2.

“Kami punya strategi partner, tidak hanya investasi jangka pendek, melainkan jangka panjang. Kami memasok tidak hanya di Indonesia, tapi juga di Malaysia dan beberapa negara Asia,” kata Bernie Kelly, Regional Business Line Head – Oil Services, Regional Asia Pacific Clariant.

“Kami juga punya SDM (sumber daya manusia) yang memadai, sehingga bisa efisien dalam produksi. Dan kami juga memperhatikan etika dalam bekerja di Indonesia, sehingga kami dihargai. Makanya, kami melanjutkan investasi di Bojonegoro ini dengan mamasok bahan kimia khusus ke Exxon Mobile di 4 lokasi dengan volume 400 ton per bulan,” katanya. (did)

Tinggalkan Komentar