Daftar Kenaikan Upah Minimum di Jawa Timur

Daftar Kenaikan Upah Minimum di Jawa Timur

Himawan Estu Bagijo

Liramedia.co.id, SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengumumkan penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2021 di 38 Kabupaten/kota di Jawa Timur. Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Kadistransduk) Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo, bahwa dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, UMK di 27 daerah mengalami kenaikan. Sedangkan 11 kabupaten/kota tidak mengalami kenaikan.

"Ada 11 kabupaten/kota yang (UMK) tetap sama seperti tahun 2020," kata Estu saat dikonfirmasi, Senin (23/11/2020).

Berikut 11 kabupaten/kota yang UMK-nya tetap sama seperti tahun 2020. Ini rinciannya yakni:

  1. Jombang UMK Tahun 2020 Rp 2.654.095,87
  2. Tuban UMK Tahun 2020 Rp Rp 2.532.234,77
  3. Jember UMK Tahun 2020 Rp 2.355.662,90
  4. Banyuwangi UMK Tahun 2020 Rp 2.314.278,87
  5. Lumajang UMK Tahun 2020 Rp 1.982.295,10
  6. Bondowoso UMK Tahun 2020 Rp 1.954.705,75
  7. Bangkalan UMK Tahun 2020 Rp 1.954.705,75
  8. Nganjuk UMK Tahun 2020 Rp 1.954.705,75
  9. Sumenep UMK Tahun 2020 Rp 1.954.705,75
  10. Kota Madiun UMK Tahun 2020 Rp 1.954.705,75
  11. Sampang UMK Tahun 2020 Rp 1.913.321,73

UMK Surabaya menjadi yang tertinggi dengan nilai Rp 4.300.479,19. UMK terendah ada di 6 daerah di Jatim. Nilai UMK Rp 1.938.321,73. Enam daerah itu yakni, Trenggalek, Situbondo, Pamekasan, Ponorogo, Magetan, dan Sampang.

5 Daerah nilai UMK 2021 di atas Rp 4 juta. Yakni:

  1. Surabaya Rp 4.300.479,19
  2. Gresik Rp 4.297.030,51
  3. Sidoarjo Rp 4.293.581,85
  4. Pasuruan Rp 4.290.133,19
  5. Mojokerto Rp 4.279.787,17

 

Image
Asyik, Siswa Sekolah Bakal Dapat BLT Rp 2,4 Juta

Asyik, Siswa Sekolah Bakal Dapat BLT Rp 2,4 Juta

Siswa dan siswi sekolah, mulai dari pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dapat bantuan langsung tunai (BLT).