Dari Tokoh Madura hingga Masyarakat Kerja Bakti Bersihkan Jembatan Suramadu

Dari Tokoh Madura hingga Masyarakat Kerja Bakti Bersihkan Jembatan Suramadu

Masyarakat Bangkalan dan sekitarnya kerja bakti membersihkan Jembatan Suramadu sisi Madura

Liramedia.co.id, BANGKALAN – Kebersihan ialah sebagian dari iman. Begitulah pepatah mengatakan. Untuk terus memelihara lingkungan agar tetap bersih, maka masyarakat Pecinta Lingkungan mengadakan membersihkan jembatan Suramadu, di sisi pantai Bangkalan, Madura.

Kegiatan itu dilaksanakan pada Minggu, 29 Oktober 2017. Masyarakat dari berbagai kalangan dan daerah sangat antusian mengikuti acara tersebut. Sejak pukul 06.00 WIB, lebih dari 460 peserta kerja bakti mulai memadati lokasi di Jembatan Suramadu, sisi Madura.

Usai diberikan arahan oleh Panitia, mereka langsung mengumpulkan sampah plastik dan membersihkan tanaman liar atau semak belukar yang tumbuh di sekitar jembatan Suramadu. Para peserta itu membersihkan 4 blok Jembatan Suramadu. Setelah memasuki pukul 09.00 WIB, kegiatan tersebut mulai berakhir. Sampah-sampah yang terkumpul kemudian diangkut oleh panitia dengan menggunakan beberapa truk.

Guyub rukun tampak dari kegiatan ini, baik dari awal sampai akhir kegiatan dengan menikmati sajian Lontong Kupang yang disumbang oleh warga setempat,

Agus Marzuki selaku penanggungjawab kegiatan ini dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnya kepada semua relawan yang datang, tidak hanya dari Bangkalan saja, melainkan dari luar daerah seperti Sampang, Sumenep, Surabaya, dan Malang.

Dalam kegiatan itu, tampak beberapa tokoh masyarakat Kecamatan Labang seperti KH Ahmad Ali Ridho, K. Nasih Aschal (Ulama dari Bangkalan), dan dua anggota DPRD Bangkalan, yakni Moh. Sahri dan M Hari. Meski dikenal sebagai tokoh masyarakat, mereka tidak canggung memungut sampah beserta peserta lainnya.

Dikatakan Marzuki, dia bersama panitia serta relawan lain seperti Dahri (Ketua Relawan) mengadakan kegiatan tersebut karena panggilan alam dan prihatin kondisi kawasan kaki Jembatan Suramadu yang kotor.

Dia berharap, selain bersama-sama membersihkan lokasi itu, relawan juga ikut mempromosikannya sebagai salah satu destinasi wisata di Madura. Terlebih, lokasi itu merupakan pintu gerbang Madura melalui Jembatan Suramadu. 

Marzuki juga berharap taman yang dibangun BPWS (Badan Pembangunan Wilayah Suramadu) tapi dirawat bisa dikelola oleh masyarakat setempat agar tidak kotor kembali. Sebab, jika tak dirawat dan dikelola, lokasi tersebut sering dijadikan tempat bolos siswa dan tempat muda-mudi bergaul secara tidak pantas.

Hal yang sama disampaikan oleh Sekretaris Camat Labang, Munawwir. Dia menyampaikan terima kasihnya dan berharap lokasi itu dapat dirawat dengan baik agar tidak kotor lagi.

Untuk diketahui, relawan yang hadir datang dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan, Dinas Perikanan Bangkalan, Karang Taruna Gema Samudera, Garuda Emas, Pemuda Labang, Forum Masyarakat Labang (Formal), Karang Taruna Ramses, Perusai Sundak, Pemuda Bhakti Bringen, Gala Citra, Lakar Santri, PAC Anshor Labang, BPWS, Lanal Batuporon, Labinsen, Polsek Sukolilo, Koramil.

Dan ada juga dari Dewan Kesehatan Rakyat (DKR),  PT Jasa Marga, SMKN Labang, SMP Yasi, Pemuda Sendeng, PMII Bangkalan, Himasos Unitomo, Gerakan Pemuda Klampis, DKR Pramuka Labang, Ikatan Alumni Ponpes Nazatut Thullab Cabang Surabaya, Komunitas Pemuda Peduli Masyarat Soket Laok Gundul (KOMPPAKS), Pemuda Tragah, dan warga sekitar lokasi (L4N).

 

Image
Karena Sebab Ini, Oknum Pengacara Terancam Dipidanakan Kepala SMPN 1 Babat

Karena Sebab Ini, Oknum Pengacara Terancam Dipidanakan Kepala SMPN 1 Babat

Seorang oknum pengacara berinisial SE di Kecamatan Tuban, Kabupaten Lamongan, terancam dipidakan oleh Kepala SMPN 1 Babat