Content: / /

Edi Rahmat Dipecat dari Ketua DPC Partai Hanura Surabaya

Politik

13 April 2018
Edi Rahmat Dipecat dari Ketua DPC Partai Hanura Surabaya

Edi Rahmat

Liramedia.co.id, SURABAYA – Posisi Edi Rahmat sebagai Ketua DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Surabaya digantikan oleh Rohman Hakim. Pergantian ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan DPD Partai Hanura Jawa Timur (Jatim).

Dalam berkas SK yang diterima wartawan, pemecatan Edi Rahmat sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kota Surabaya berdasarkan SK nomor SKEP/19/DPD-HANURA/JTM/III/2018 tentang pemberhentian Edi Rahmat sebagai Ketua, dan pengangkatan Rohman Hakim sebagai Ketua dengan susunan kengurusan Dewan Pimpinan Cabang Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Surabaya masa bhakti 2015-2020.

Dalam SK itu, disebutkan asalan Edi Rahmat dipecat sebagai Ketua DPC Partai Hanura Surabaya. Yaitu karena telah melakukan tindakan yang bertentangan dengan azas perjuangan Partai, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta merugikan nama baik Partai untuk pencapaian visi misi Partai Hanura.

“Dengan keadaan tersebut, maka perlu diambil langkah-langkah organisasi agar Partai lebih akselaratif dalam menjalankan fungsinya dengan memberhentikan Edi Rahmat sebagai Ketua DPC Partai Hanura Surabaya yang ditetapkan dalam SK DPD Partai Hanura Jawa Timur,” demikian isi SK tersebut.

Dengan ditetapkannya SK ini, maka SK DPD Partai Hanura Nomor SKEP/147DPP-HANURA/HANURA/IX/2017 tanggal 28 September 2017, tentang reposisi kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang Partai Hanura Kota Surabaya masa bhakti 2015-2020 dinyatakan tidak berlaku.

Penerbitan SK DPC pelaksanaannya sesuai ketentuan dalam SK DPP Partai Hanura No. SKEP/002/DPP-HANURA/I/2018 tanggal 25 Januari 2018 tentang Kewenangan Penerbitan Surat Keputusan Kepengurusan Partai Hanura.

Surat Keputusan itu ditandatangani oleh Soedjatmiko sebagai Ketua DPD Hanura Jatim dan Warsito selaku Sekretaris DPD Partai Hanura Jatim. Beberapa nama yang jadi pengurus DPC Partai Hanura Surabaya diantaranya Rohman Hakim (Ketua), Muchenni (Sekretaris), Said Fahmi (Bendahara)

Dikonfirmasi terkait pengangkatannya sebagai Ketua DPC Partai Hanura Surabaya, Rohman Hakim membenarkannya.

“Setelah kepengurusah DPC Partai Hanura Surabaya terbentuk, kami bergerak cepat membentuk kepengurusan PAC dan ranting. Sekarang, kepengurusan ranting sudah 98% terbentuk,” jelasnya, Jumat, 13 April 2018.

Selain memperkuat kepengurusan hingga ranting, menurut Hakim, DPC Hanura Surabaya telah melakukan konsolidasi ke beberapa pihak, termasuk ke Polrestabes Surabaya dan Polda Jawa Timur.

“Dan ditemui sendiri oleh Kapolda Jatim beliau berpesan agar kami mengikuti proses hukum yang dialami DPP Hanura,” ujarnya.

Upaya lain yang tak kalah penting dilakukan oleh DPC Partai Hanura Surabaya ialah peluncuran kartu perlindungan hukum. Maksudnya, kartu tersebut berfungsi sebagai pendampingan hukum, konsultasi, dan bantuan hukum di Pengadilan.

“Nanti masyarakat bisa konsultasi dan mendapatkan hukum secara gratis. Kartu perlindungan hukum ini sifatnya umum, dan bagi masyarakat yang mendaftar tidak ditarik biaya,” terangnya.

Namun yang pasti, kata Rohman Hakim, bahwa DPC Partai Hanura Surabaya yang dipimpinnya memiliki legalitas yang kuat dan berdasarkan Munas (musyawarah nasional) yang sah.

“Sedangkan pihak DPC Hanura Surabaya kepengurusan sebelumnya sudah dibekukan. Jadi, kepengurusan kami yang sah. Dan tidak lama lagi, ada pelantikan seluruh DPC se Jawa Timur. Pelantikan itu akan dihadiri oleh Gus Ipul (Saifullah Yusuf, Cagub Jawa Timur),” kata Rohman Hakim. (SP).

Tinggalkan Komentar