Content: / /

Gagasan Jamhadi Saat Testimoni di Acara Pemkab Sleman

Bisnis

24 Juni 2019
Gagasan Jamhadi Saat Testimoni di Acara Pemkab Sleman

Jamhadi bersama Wakil Bupati Sleman dan sejumlah pengusaha

LiraMedia.co.id, MOJOKERTO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Yogyakarta, menawarkan kerjasama dan investasi kepada pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Jawa Timur. Sejumlah pengusaha hadir dalam acara yang dikemas dengan tema “Sleman Investor Gathering, Trade, Tourism, Invesment”, dan diselenggarakan di Ayola Sunrise Hotel, Kota Mojokerto pada Senin siang, 24 Juni 2019.

Diantara pengusaha yang hadir ialah Bambang Wijanarko (Ketua KADIN Kabupaten Mojokerto), Ketua KADIN Kota Mojokerto, Dr Ir Jamhadi, MBA (Ketua KADIN Surabaya), Ketua KADIN Kediri, Ketua KADIN Jombang, Timotius Rahady (General Manager Kusuma Agrowisata Hotel & Tourism) dan sejumlah pengusaha lainnya.

Dan dari Pemerintah ialah Pungkasiadi (Wakil Bupati Mojokerto), Hj Sri Muslimatun (Wakil Bupati Sleman), Kepala Dinas Perdagangan Sleman, Kepala Dinas Perizinan & Penanaman Modal Mojokerto, serta beberapa pejabat lainnya.

Ketua KADIN Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalilti dalam amanatnya yang disampaikan Ketua KADIN Mojokerto, Bambang Wijanarko menyampaikan bahwa banyak pengusaha yang tergabung dalam KADIN Jawa Timur sudah berinvestasi di Sleman.

Harapannya, terselenggaranya forum antara KADIN Jawa Timur dengan Kabupaten Sleman ini semakin menguatkan kerjasama antara Jawa Timur dan Kabupaten Sleman.

Sambutan yang disampaikan La Nyalla selaku Ketua KADIN Jawa Timur diamini oleh Dr Ir Jamhadi, MBA, sebagai salah satu pengusaha yang merasakan iklim investasi di Kabupaten Sleman.

Melalui testimoninya di hadapan sejumlah pengusaha dan pejabat tersebut, Chairman PT Tata Bumi Raya sekaligus Tim Ahli KADIN Jawa Timur ini menuturkan bahwa ada banyak kemudahan saat berinvestasi di Sleman. Di Sleman, Jamhadi menuturkan PT Tata Bumi Raya telah dan sedang mengerjakan sejumlah proyek serta berinvestasi, diantaranya ada Mataram City di Jalan Palagan KM 7, Apartemen Malioboro City yang berlokasi di Jalan Laksa Adi Sutjipto KM 8. Ada lagi The Palace Apartemen & Kondotel, Hotel Alana, serta beberapa lagi.

“Kami di Yogyakarta khususnya di Kabupaten Sleman ada beberapa lokasi pekerjaan, dan juga berinvestasi. Sebelum masuk kesana ada riset pasar, dan ada demand sehingga dibutuhkan supply,” kata Jamhadi.

Selain testimoni berinvestasi disana, Jamhadi memberikan gagasan antara Kabupaten Mojokerto atau Jawa Timur pada umumnya dengan Yogyakarta khususnya Kabupaten Sleman dibuat komunal branding. Jadi, produk unggulan yang dimiliki Jawa Timur bisa dipasarkan di Sleman begitu juga sebaliknya. Dari komunal branding itu, antar wilayah bisa saling melengkapi, bukan membuat produk sama yang berdampak pada turunnya harga produk di pasaran.

“Komunal branding itu, misalnya keunggulan apa yang dimiliki Kabupaten Mojokerto, yang dimiliki Kediri, dan yang dimiliki Sleman. Itu dibuat komunal branding sehingga bisa mengarah ke pasar yang lebih luas dalam hal ini ekspor,” harap Jamhadi, salah satu pendiri Surabaya Creative City Forum (SCCF) ini.

KADIN, kata Jamhadi, melalui Klinik KADIN dan KADIN Institute Jawa Timur akan membantu pengusaha yang kesulitan dalam melakukan komunal branding tersebut. Dan lagi, mengoptimalkan sektor pariwisata yang mendukung keduanya.

“Komunal branding penting khususnya bagi pelaku usaha kecil menengah (UKM) supaya bisa naik kelas. Di Mojokerto, banyak produk UKM unggulan seperti sepatu, batik Majapahit, dan sebagainya,” ujar Jamhadi. (did)

Tinggalkan Komentar