Content: / /

Jual Beli Mobil Berujung Laporan Polisi

Hukum

10 September 2017
Jual Beli Mobil Berujung Laporan Polisi

Nurul Imthikatul Mubarokah melaporkan ke SPKT Polres Mojokerto

Liramedia.co.id, MOJOKERTO - Calvin Jatisa Anenlie (35), warga Jalan Jayanegara No 216, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, harus berurusan dengan Satreskrim Polres Mojokerto.

Dia dilaporkan ke Satreskrim Polres Mojokerto oleh Nurul Imtikhatul Mubarokah (23), warga Dusun Kedungpring, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Musababnya, Calvin menggelapkan uang down payment (DP) atau uang muka pembelian mobil Suzuki Swift senilai Rp 25 juta.

Kasus itu berawal pada Senin (27/3/2017) lalu, saat korban berkeinginan membeli satu unit mobil merk Suzuki Swift. Ketika bertemu dengan terlapor, karena korban dianggap tak mampu membeli dan membayar dengan cara tunai, akhirnya korban sepakat ditawari oleh terlapor membayar dengan cara kredit.

Namun korban diminta untuk terlebih dahulu memberikan uang tanda jadi pembayaran pembelian mobil sebesar Rp 25 juta dengan cara ditransfer melalui rekening terlapor. Karena tak merasa curiga, korbanpun akhirnya mentransfer uang tersebut ke rekening terlapor kali pertama sebesar Rp 5 juta pada 1 April 2017 lalu sekira pukul 22.46 WIB.

Untuk sisanya, oleh korban ditransfer lagi melalui rekening terlapor sebesar Rp 20 juta seminggu setelahnya. Namun, mobil yang dimaksud tak kunjung diserahkan kepada Nurul.

Korban sudah berusaha minta diselesaikan secara kekeluargaan agar sejumlah uang tanda jadi pembelian mobil yang sudah ditransfer melalui rekening terlapor tersebut dikembalikan.

Namun upaya itu tak membuahkan hasil dan jawaban. Akhirnya korban memilih kasus yang menimpanya tersebut dilaporkan ke Polisi. 

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Budi Santoso, SH melalui Kasubag Humas AKP Sutarto saat dikonfirmasi mengatakan, setelah menerima laporan korban, pihaknya saat ini melakukan penyelidikan dan minta keterangan beberapa saksi untuk dimintai keterangan.

"Kita juga akan memanggil terlapor untuk kita periksa guna dimintai keterangannya terkait kasus yang dialami korban," pungkasnya. (Wj) 

Tinggalkan Komentar