Content: / /

Kades Banjarsari Tilep Anggaran Dana Desa Rp 296 Juta

Kades

05 Juli 2018
Kades Banjarsari Tilep Anggaran Dana Desa Rp 296 Juta

Andik Mulyono memakai rompi oranye saat digelandang petugas Kejari Kabupaten Mojokerto.

Liramedia.co.id, MOJOKERTO - Andik Mulyono (37), Kepala Desa (Kades) Banjarsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Mojokerto.

Penetapan ini diputuskan setelah dilakukannya penyelidikan dan pemeriksaan atas kasus dugaan penyelewengan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) senilai Rp. 296 juta yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Mojokerto Kota.

Usai ditetapkan tersangka, Mulyono dijebloskannya ke dalam sel tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Mojokerto, pada Rabu (4/7/2018) siang.

Hasil pemeriksaan dan audit yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Mojokerto menemukan adanya dugaan penyelewengan Alokasi Dana Desa (ADD) senilai Rp. 296 juta yang dilakukan oleh tersangka Andik Mulyono selaku Kades Banjarsari.

Dalam Laporan pertanggung-jawaban keuangan, dimana anggaran dana senilai Rp. 296 juta tersebut keperuntukannya untuk pembangunan pavingisasi jalan Dusun Banjarsari dan pembangunan gapura masuk Dusun Jeruk Kidul, Desa Banjarsari yang ternyata tidak dilakukan.

"Hari ini kami menerima limpahan perkara tahap 2 dari penyidik Satreskrim Polres Mojokerto Kota dalam perkara kasus tindak pidana korupsi ADD dan DD Desa Banjarsari yang diduga dilakukan oleh Andik selaku Kades Banjarsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Tersangka dilakukan penahanan selama 20 hari mulai Rabu (4/7/2018) hingga (24/7/2018) mendatang," kata Agus Hariono, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto ketika dikonfirmasi para awak media, Rabu (4/7/2018).

"Pengakuannya sebagai tidak pembenar atas pembelaan dirinya tidak bisa dipertanggung-jawabkan. Kita lihat fakta dan buktikan saja di persidangan. Karena dua kegiatan tersebut setelah di audit Inspektorat ternyata fiktif," lanjutnya.

(Wis)

Tinggalkan Komentar