Content: / /

KADIN dan Asosiasi Kepelabuhan Tanjung Perak Sepakat Tingkatkan Ekspor Jawa Timur

Bisnis

26 Juni 2019
KADIN dan Asosiasi Kepelabuhan Tanjung Perak Sepakat Tingkatkan Ekspor Jawa Timur

Para pengusaha asosiasi Kepelabuhan Tanjung Perak dan KADIN

LiraMedia.co.id, SURABAYA - Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Surabaya, Dr Ir Jamhadi, MBA, dalam sambutannya sebagai Tim Ahli KADIN Jawa Timur (Jatim) mewakili La Nyalla Mahmud Mattaliti (Ketua KADIN Jawa Timur) di acara Halal Bihalal Forum Komunikasi Asosiasi Kepelabuhan Tanjung Perak Surabaya menyampaikan bahwa neraca perdagangan Jawa Timur mengalami sedikit defisit.

Dalam kondisi defisit ini, perlu dukungan semua pihak utamanya pengusaha asosiasi di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

"Pada pemerintahan Ibu Khofifah (Gubernur Jawa Timur) dan Emil Dardak (Wakil Gubernur Jawa Timur), kita upayakan Jawa Timur meningkatkan neraca perdagangan sehingga bisa surplus dan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai sesuai target," ujar Jamhadi.

Di acara itu, Jamhadi mengemukakan bahwa defisit neraca perdagangan berbanding terbalik dengan beberapa sektor di Jawa Timur yang mengalami peningkatan.

Sektor itu ialah makanan dan minuman (mamin) meningkat 9%, fashion 8%, transportasi, dan farmasi. Sektor pariwisata juga tumbuh, tapi pertumbuhan belum optimal. Juga dengan sektor investasi yang meningkat.

Ketua Gabungan Pengusaha Eksportir Indonesia (GPEI) Jawa Timur, Isdarmawan Asrikan akan mendukung penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur untuk meningkatkan ekspor.

Memang, diakuinya tantangan semakin berat untuk menghadapi persaingan global.

"Cita-cita kami, ekonomi Jawa Timur bisa lebih maju. Karenanya, tema kami ialah merajut kebersamaan tingkatkan ekspor dan ekonomi Jatim. Ini perlu dukungan semua pihak," kata Cak Is, panggilan Isdarmawan Asrikan.

Di acara tersebut, Ketua Forum Komunikasi Asosiasi Kepelabuhan Tanjung Perak Surabaya, yang juga Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jawa Timur, Drs N Hengky Pratoko, SH, juga menyampaikan bahwa tahun ini adalah tahun prestasi bagi Kepelabuhan Jawa Timur.

"Momentum TPS (terminal peti kemas) yang dulu kerjasama dengan asing, sekarang kembali ke Tanah Air, dan kembali ke Pelindo 3. Servis level di pelabuhan dijamin tidak berbeda dengan era sebelumnya. Kalau servis dilaksanakan dengan benar, itu prestasi anak bangsa," kata Hengky Pratoko.

Pada kesempatan halal bihalal forum komunikasi asosiasi Kepelabuhan Tanjung Perak Surabaya ini, sejumlah pengusaha hadir. Beberapa diantaranya dari KADIN Jawa Timur dan KADIN Surabaya ialah Husen Latif, Judi Purwoko, Johan Suryadharma, Nur Aini, dan beberapa lagi.

Ada pula Romzy Abdullah Abdat (Ketua Gabungan Importir Nasional Indonesia/Ginsi Jawa Timur), Ketua ORGANDA, Ketua INSA, Pimpinan Pelindo 3, Ketua APBMI, National Shipowner Association Indonesia, serta beberapa lagi. (did)

Tinggalkan Komentar