Content: / /

KADIN Institute dan BEI Bekali UMKM Dapat Permodalan Melalui Go Public

Bisnis

28 September 2019
KADIN Institute dan BEI Bekali UMKM Dapat Permodalan Melalui Go Public

Jamhadi bersama perwakilan UKM, Racmawati (Ketua Iwapi Jatim), Cita Melisa (IDX Jawa Timur)

Liramedia.co.id, SURABAYA - Kurang lebih 60 pelaku usaha mengikuti acara "UKM Go Public : Solusi Permodalan Bagi UKM" yang diselenggarakan oleh KADIN Institute bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI). Acara dilaksanakan di Gedung KADIN Institute, pada Jumat siang, 27 September 2019.

Mereka secara khusus mendapat bekal bagaimana meningkatkan modal usaha melalui Go Public. Sebagai narasumber ialah Konsultan Bisnis sekaligus Wakil Direktur KADIN Institute, Dr Hj Haryati Setyorini, SE, MM, MBA, dan Dewi Sriana Rihantyasni (Head of Representative Office - East Java IDX). Sebagai Keynote Speaker ialah Dr Ir Jamhadi, MBA (Direktur KADIN Institute).

Jamhadi melalui pernyataannya mengatakan, kegiatan bagi usaha kecil menengah (UKM) dan perusahaan melalui Go Public menjadi alternatif permodalan bagi pelaku usaha disamping permodalan dari perbankan,angel investor, modal ventura, atau sistem permodalan lainnya.

"Kami pilih UKM karena sektor usaha ini memberikan konstribusi yang cukup besar pada PDRB Jatim. Pada semester I tahun 2019 ini, struktur PDRB Jatim dari industri 30,08%, perdagangan 18,42%, pertanian 11,95%, dan sektor lainnya 39,55%," kata Jamhadi, yang pada Agustus 2019 kemarin menyelesaikan amanah sebagai Ketua KADIN Surabaya selama 2 periode.

Diharapkan Jamhadi, dari hasil Business Talk's tersebut, ada pelaku usaha yang melakukan IPO (initial public offering), sehingga perusahaan tersebut bertambah kuat dari sisi permodalan dan manajemen.

"Pada pertemuan kali ini, kita bekali UKM bagaimana mencari dana murah, yaitu dengan Go Public. Ada juga Kredit Usaha Rakyat (KUR). UKM tidak harus mencari pinjaman ke perbankan," ujar Jamhadi.

Rencananya, setiap dua minggu sekali pada hari Jumat, acara dengan tema berbeda akan diadakan di KADIN Institute. Selain berupa Business Talk's, juga ada pelatihan sumber daya manusia (SDM), webinar dengan pembicara skala nasional dan internasional, co-working space, hingga program modul MBA dalam 30 hari.

"Kami persilakan bagi yang ingin bekerjasama dengan KADIN Institute. Bisa ke Kesekretariat KADIN Institute di Jalan Bukit Darmo Raya nomor 1, Graha Famili Utara, Surabaya," jelas Jamhadi.

Ibu Dewi Sriana Rihantyasni pada kesempatan yang sama mengatakan, Bursa Efek Indonesia (BEI) siap membantu perusahaan yang mau Go Public.

“Dari pertemuan ini, diharapkan bisa membuka wawasan kepada UKM untuk Go Public. Jika ada perusahaan yang akan go public, IDX akan membantu mengantarkannya. Karena sebenarnya Go Public itu mudah," ujar Dewi Sriana.

Pada kesempatan yang sama itu juga,Ibu Haryati Setyorini menyebutkan manfaat dari Go Public bagi perusahaan.

"Selain memperoleh pendanaan baru, Go Public bisa memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan dan meningkatkan citra dan nilai perusahaan. Dengan total UMKM saat ini sebanyak 6.825.931, kami yakin beberapa diantaranya akan melantai bursa," ujar Dosen STIE Perbanas ini. (did)

Tinggalkan Komentar