Content: / /

Maju Calon Kades Seduri, Khoirul Anam Mengusung Program Ekonomi Berjaya, Desa Berdaya, Masyarakat Berbudaya dan Beragama

Kades

18 Oktober 2019
Maju Calon Kades Seduri, Khoirul Anam Mengusung Program Ekonomi Berjaya, Desa Berdaya, Masyarakat Berbudaya dan Beragama

Khoirul Anam (batik hijau) bersama pendukungnya

Liramedia.co.id, Mojokerto - Banyak harapan dan program yang ingin diwujudkan oleh Khoirul Anam apabila terpilih jadi Kepala Desa Seduri, dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojosari.

Yang pasti, satu diantara sekian program itu ialah prioritas mewujudkan keterbukaan administrasi pemerintaham desa (Pemdes) melalui muyawarah.

Dalam menentukan program itu, Khoirul Anam tidak langsung menyusunnya. Menurutnya, program dan visinya itu merupakan hasil rangkuman melalui penyerapan aspirasi masyarakat.

"Program ke depan, ada yang skala prioritas pembangunan fisik dan non fisik sehingga bermanfaat bagi pembangunan masyarakat desa. Non fisik berupa spritual bidang keagamaan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan kebudayaan. Dari segi pembangunan fisik termasuk pembangunan tempat ibadah dan sarananya, peningkatan jalan, lampu penerangan jalan, saluran air. Jika penerangan jalan, saya koordinasi dengan PLN. Jika bisa dengan anggaran desa, jika tidak mampu akan koordinasi dengan Pemerintah di atasnya," kata Khoirul.

Tidak cukup itu saja, Khoril juga akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Desa Seduri melalui pendirian BUMDes. Selama ini, di Desa Seduri belum ada BUMDes.

"Jika didirikan BUMDes dan dikelola dengan baik, maka bisa mengoptimalkan potensi desa sehingga mampu meningkatkan PAD desa dan lebih mensejahterakan masyarakat. Disini ada pasar buah yang bisa dikembangkan dan memberdayakan petani supaya masyarakat berdaya ekonomi berjaya," kata Khoirul.

Melalui BUMDes itu juga, Khoirul berkeinginan agar pengangguran di Desa Seduri bisa terserap melalui BUMDes.

"Dan apa yang sudah diraih Desa Seduri ditingkat kecamatan, kabupaten, itu sangat memberi motivasi kepada saya. Pengalaman saya dibirokrasi akan saya gunakan di desa dengan bersinergi antara lembaga di desa, kecamatan, dan kabupaten sehingga nama Desa Seduri menjadi ikon," ujar mantan Camat Pungging selama 3 tahun ini. (arif)

Tinggalkan Komentar