Content: / /

Mandiri Amal Insani Jawa Timur Gelar Khitanan Massal

Bisnis

21 Desember 2017
Mandiri Amal Insani Jawa Timur Gelar Khitanan Massal

Direksi Bank Mandiri Regional VIII bersama peserta khitabab massal

Liramedia.co.id, SURABAYA - Bank Mandiri kantor regional VIII / Jawa 3, menyelenggarakan khitanan massal untuk anak yatim dan dhuafa serta anak-anak pada Kamis, 21 Desember 2017. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor Cabang Pembantu Bank Mandiri di Jalan Pahlawan Surabaya.

Setidaknya, ada 85 anak yang ikut serta dalam kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 06.30 WIB ini. Adapun kegiatan ini, dilaksanakan oleh Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation bekerjasama dengan Forum Relawan Surabaya (Fres), dalam rangka HUT Bank Mandiri ke-19.

Menurut RCEO Bank Mandiri Regional VIII / Jawa 3 sekaligus Pembina MAI Foundation perwakilan Jawa Timur, Agus Haryoto Widodo, bahwa penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bagian dari khitanan massal yang dilaksanakan secara nasional, dengan total peserta 1900 anak.

Dana penyelenggaraan acara khitanan massal ini sepenuhnya berasal dari penyaluran zakat infaq dan sedekah karyawan/wati Bank Mandiri serta masyarakat umum di seluruh Indonesia.

Untuk di Jawa Timur, pelaksanaan khitanan massal diikuti oleh 225 anak yang diselenggarakan secara bertahap di masing-masing kota, meliputi Surabaya sebanyak 85 anak pada 21 Desember, Malang sebanyak 25 anak pada 23 Desember, Jombang sebanyak 40 anak pada 25 Desember, dan 75 anak di Jombang, yang dilaksanakan pada 26 Desember 2017.

Dari kegiatan ini, Agus Haryoto berharap dapat membantu masyarakat yang kurang mampu untuk melaksanakan perintah agama Islam.

Jumlah peserta yang ikut serta tiap tahun terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2016, peserta khitanan massal diikuti 203 anak, tahun ini 225 anak. Tahun depan, jumlah peserta diharapkan naik signifikan menjadi 300 anak.

Agus menambahkan, khitanan massal yang diadakan bertepatan dengan libur sekolah ini diharapkan tidak mengganggu proses belajar anak-anak peserta khitan. Untuk membantu kelancaran khitanan massal ini, pihaknya telah menyiapkan tim medis baik dokter maupun perawat sesuai dengan jumlah peserta khitan. Setidaknya, 8 anak akan ditangani satu dokter dan satu perawat. Sehingga, dari jumlah 225 anak akan ditangani oleh 30 orang dokter dan 30 orang perawat, yang terbagi di 4 titik lokasi.

Untuk pelaksanaan di Surabaya, MAI Jawa Timur bekerjasama dengan Klinik Mitra Medika yang menyiapkan 10 orang dokter dan 10 orang perawat.

Selain acara khitanan massal, Mandiri Amal Insani juga menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial lainnya, seperti ambulance gratis, program beasiswa, santunan untuk anak Yatim dan Dhuafa, pemberdayaan peternak kambing di Ponorogo, bantuan pembangunan madrasah dan rumah ibadah serta bantuan untuk korban bencana alam. Dan dalam waktu dekat ini akan diselenggarakan nikah massal.

"Dengan dibantu oleh jaringan Cabang Bank Mandiri yang tersebar di seluruh Jawa Timur, diharapkan penyaluran ZIS karyawan/wati Bank Mandiri serta donatur lainnya dapat lebih merata ke seluruh pelosok Jawa Timur," ujar Agus.

Agus mengakui, bahwa Mandiri Amal Insani (MAI) sebagai lembaga pengelola dana ZIS pegawai Bank Mandiri memang masih baru berdiri, yaitu pada 2 Oktober 2014 lalu sesuai Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Keputusan Nomor AHU-07192.50.10.2014 pada tanggal 6 Oktober 2014. Meski demikian, kegiatan yang diselenggarakan cukup baik.

Saat ini, Mandiri Amal Insani sudah memiliki kantor perwakilan (kanwil) di beberapa daerah, meliputi Bandung, Semarang, Surabaya, Makasar, dan Medan.

"Insya Alloh langkah pembentukan perwakilan kantor Mandiri Amal Insani akan terus berlanjut hingga ke seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan pemberdayaan yang dilakukan MAI Foundation ada 5 kelompok, yakni program bina ilmu, bina ekonomi, bina sosial, bina kesehatan, dan bina sarana fisik," jelas Abdul Rasyid selaku Ketua MAI Jawa Timur.

Hingga saat ini, tercatat ada 61.251 penerima manfaat dengan jumlah dana yang diberikan oleh Mandiri Amal Insani sebesar Rp 50,6 miliar.

"Semoga kedepannya, MAI Foundation dapat memberikan kemaslahatan kepada seluruh umat dan dapat berperan serta membangun negeri," pungkasnya. (Ali)

Tinggalkan Komentar