Content: / /

Mendag RI Didampingi Gubernur Jatim dan Pimpinan BI Jatim Melepas Bantuan Beras

Bisnis

19 April 2018
Mendag RI Didampingi Gubernur Jatim dan Pimpinan BI Jatim Melepas Bantuan Beras

Mendag RI dalam suatu rapat di Surabaya

Liramedia.co.id, SURABAYA - Pelepasan pengiriman bantuan bahan pokok berupa beras dari Jatim ke berbagai wilayah di Indonesia yakni Maluku, Jambi, D.I.Yogyakarta, Bali, NTT, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Papua, dilaksanakan di Hotel Shangrila, Jalan Mayjend Sungkono Surabaya, pada Kamis (19/04/2018).

Secara simbolis, gelar acara diresmikan oleh Menteri Perdagangan RI (Mendag RI), Eggartiasto Lukita bersama Gubernur Jawa Timur Drs. Soekarwo (Pakde Karwo) didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Difi Ahmad Johansyah.

Adapun Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras medium seharga Rp. 9.450/kg, sementara untuk beras premium Rp. 12.800/kg. Sedangkan untuk gula pasir HET Rp. 12.500/kg, daging beku Rp. 80.000/kg, minyak goreng kemasan sederhana Rp. 11.000/liter dan minyak goreng curah seharga Rp. 10.500/liter. Kondisi harga tersebut berlaku di Jawa, Lampung, dan Sumatera Selatan.

Dalam Koordinasi Wilayah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (Rakorwil TPID) se-Jatim, Gubernur Jawa Timur Pak De Karwo mengatakan, "Untuk stok beras di Jawa Timur khususnya kami pastikan aman. Kami akan tekankan sistem dryer, agar ketersediaan beras melimpah jadi tidak ada kekurangan stok."

"Seluruh pedagang pasar tradisional harus menjual bahan pokok tidak boleh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Juga stok komoditi lain seperti telur dan daging ayam juga aman, Jawa Timur harga stabil," pungkasnya.

Dalam pidatonya, Menteri Perdagangan RI Eggartiasto Lukita mengatakan, stok bahan pokok di Jatim sangat aman dan berlebih sehingga dapat menyuplai beberapa daerah yang masih kekurangan. Semua stok bahan pokok di Jatim selalu surplus karena peran Gubernur Jatim.

"Rakyat Jatim bersyukur punya Gubernur seperti beliau. Pak De Karwo yang merakyat dan selalu turun ke lapangan untuk mengecek bahan pokok maupun kondisi rakyatnya sungguh luar biasa," ungkapnya di depan para hadirin.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Difi Ahmad Johansyah menambahkan, Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) 2018 diperkirakan tetap terkendali antara 3,5%±1% (yoy), mengenai kenaikan harga pangan tetap waspada. Koordinasi kebijakan diperlukan untuk menjaga inflasi pangan (volatile food) maksimal 4-5% dengan memastikan kecukupan pangan.

Selain itu, Mendag RI menindaklanjuti usulan Gubernur Jatim soal dryer untuk segera diproses dan meminta Pakde Karwo membuat surat kepada Menko Perekonomian termasuk soal pemberian kredit dengan skema bunga KUR kepada Gapoktan dengan melibatkan Bank Indonesia juga OJK, untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. (Meg)

Tinggalkan Komentar