Content: / /

Menteri ESDM Kunjungi Ponpes Amanatul Ummah, Cek Kesiapan SPPBE

Pendidikan

27 Juli 2019
Menteri ESDM Kunjungi Ponpes Amanatul Ummah, Cek Kesiapan SPPBE

KH Asep Saifuddin Chalim saat sambutan disamping Jonan

LiraMedia.co.id, MOJOKERTO – Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Iganasius Jonan mengunjungi Ponpes Amanatul Ummah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pada Jumat (25/7/2019). Dia ditemui oleh KH Asep Saifuddin Chalim, selaku pengasuh ponpes tersebut.

Kehadiran Jonan untuk mengecek kesiapan operasi Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) , yang merupakan unit bisnis pondok tersebut. Melalui sambutannya, Jonan berharap bahwa unit usaha gas yang dirintis Ponpes Amanatul Ummah ini bisa menjadi berkah bagi semua masyarakat.

Pendapatan dari bisnis SPPBE ini akan digunakan untuk dana operasional perguruan tinggi di pesantren tersebut.

SPPBE Amanatul Ummah ini terletak di Desa Tanjungkenongo, Kecamatan Pacet, Mojokerto. Penekanan sirine oleh Jonan bersama Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Amanaul Ummah KH Asep Syaifuddin Chalim dan Pengasuh PP Tebuireng, Jombang KH Salahuddin Wahid atau Gus Solah.

"Saya harap SPPBE ini selalu dapat memperhatikan SOP dengan baik dan disiplin. Semuanya harus sesuai aturan dan aman," kata Jonan dalam sambutannya di lokasi peresmian SPPBE, Jumat (26/7/2019).

Pengasuh PP Amanatul Ummah Kiai Asep menjelaskan, SPPBE ini dibangun menggunakan uang pribadinya. Pendapatan dari bisnis ini akan digunakan sepenuhnya untuk biaya operasional Institut KH Abdul Chalim.

Karena selama ini, dana operasional kampus mencapai Rp 1 miliar per bulan. Dari jumlah itu, Rp 300 juta untuk makan para mahasiswa. Dana operasional tersebut selama ini dari kantong pribadi Kiai Asep.

"Berapa pun dapatnya SPPBE ini kami serahkan ke institut sehingga mengurangi pengeluaran saya," terangnya.

Kiai Asep berharap, bisnis SPPBE ke depannya bisa berkembang. Salah satunya dengan membentuk agen-agen elpiji di tempat lain. Bisnis yang dikelola kampus juga akan merambah agen air mineral.

"Sehingga kalau bisa tidak hanya menyuplai (dana operasional kampus), paling tidak pas (pendapatan bisnis menutup dana operasional kampus)," tandasnya. (rif)

Tinggalkan Komentar