Content: / /

Paguyuban Pengamen Sidoarjo Kecam Pengusiran Pengamen Dengan Ditendang 

Peristiwa

26 Mei 2020
Paguyuban Pengamen Sidoarjo Kecam Pengusiran Pengamen Dengan Ditendang 

Viral video di FB saat pengamen ditendang

Liramedia.co.id, Sidoarjo - Disaat semua elemen masyarakat merasakan beban hidup yang sulit, baik secara ekonomi maupun kelonggaran untuk beaktifitas dari dampak pemberlakuan PSBB untuk menanggulangi penyebaran virus Covid-19.

Kertepurukan ekonomi yang dirasakan dapat kiranya bisa disikapi secara bijak dan sabar oleh semua pihak. Sungguh disayangkan adanya video viral yang beredar di FB, ada pengamen yang diusir warga dengan cara yang diduga kurang pantas.

Tampak di video tersebut ada bentuk perlakuan yang kurang manusiawi. Pengamen yang memasuki perkampungan untuk mencari nafkah demi menyambung hidup mendapat tendangan dari salah satu warga setempat serta bentakan ucapan. Padahal terlihat pengamen tersebut sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

Giso, aktivis dari Paguyuban pengamen jalanan Sidoarjo Jawa Timur, angkat bicara adanya video viral yang beredar di FB tersebut.

"Sungguh disayangkan kejadian yang ada dalam video tersebut," ucap Giso.

"Kita ini masyarakat bawah harusnya dengan cara yang lebih santun dalam pengusiran rekan kita pengamen. Pengamen juga manusia. Perlu kita hormati dan hargai, mereka bukan perampok atau pencuri yang merugikan warga," jelas Giso.

Hasan yang juga berprofesi sama sebagai pengamen juga menyayangkan kejadian tersebut.

"Bagaimanapun kita sebagai pengamen mencari rejeki dengan cara yang halal," ucap Hasan. 

"Mungkin rekan kami memang salah karena sekarang memang diberlakukan PSBB oleh pemerintah," jelas Hasan.

"Tapi kita juga minim informasi dengan adanya isi aturan PSBB kita tidak punya HP android. danya HP jadul," tambah Hasan.

"Kita hanya dengar sekarang berlaku PSBB itu aja. Saya hanya minta tolong untuk masyarakat yang mungkin secara ekonomi lebih baik dari kami pengamen jalanan, tolong hargailah kami," jelas Hasan.

Giso berharap, adanya tindakan dari pihak - pihak yang berwenang bisa menindaklanjuti video viral yang beredar di FB.

"Saya memohon pada warga yang ada dalam video tersebut, jangan perlakukan teman-teman kami seperti sampah, dengan seenaknya mengusir dengan cara di tendang," jelas Giso. 

"Hanya profesi ini yang bisa kami lakukan karena kami bukan orang yang banyak duit. Tapi prinsip kami sebagai pengamen jalanan tidak merugikan masyarakat. Kita cuma berusaha menghibur dan tidak pernah memaksa untuk diberi imbalan," pungkas Giso.(dori)

Tinggalkan Komentar