Content: / /

Parah, Galian C Diduga Ilegal Marak d Benjeng

Peristiwa

16 Juli 2019
Parah, Galian C Diduga Ilegal Marak d Benjeng

Sejumlah dump truk antri mengisi material tanah yang digali dari lahan persawahan.

LiraMedia.co.id, GRESIK - Galian c di kawasan Desa Metatu dan beberapa wilayah lagi di Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, mulai marak. Setidaknya, ada 5 titik galian c diduga ilegal tersebut.

Beberapa titik itu diantaranya berada di Desa Metatu dan Desa Sumengko. Ironisnya, material yang digali merupakan area persawahan produktif.

Saat dilakukan pemantauan pada Minggu siang (15/7/2019), dari 5 titik itu, hanya 3 lokasi yang beroperasi. Sisanya disinyalir masih libur dan hanya ada backhoe di lokasi galian.

Dari ketiganya, ada puluhan dump truck yang sedang antri diisi material tanah yang digali dari persawahan tersebut. Satu persatu setelah diisi material, secara bergantian puluhan dump truck itu mengirimnya ke lokasi bongkaran yang tak jauh dari lokasi galian.

Satu dump truck berangkat, lainnya datang untuk mengisi material. Aktivitas galian c diduga ilegal ini nyaris tidak ada tindakan dari aparatur penegak perda dalam hal ini Satpol PP Gresik maupun penegak hukum atau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) karena galian c itu merusak lingkungan.

Kapolsek Benjeng, AKP Zamzani saat dikonfirmasi terkait galian c diduga ilegal tersebut menegaskan bahwa aktivitas galian c diduga ilegal itu merupakan ranah Satpol PP.

"Mohon maaf, terkait galian c, itu rananya Sat Pol PP," demikian kata AKP Zamzani kepada Lira Media, Senin, 15 Juli 2019.

Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo belum merespon saat dihubungi redaksi Lira Media melalui telpon selulernya.

Sementara, Mujiono dari Satpol PP Gresik saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon selulernya juga belum merespon. (did) 

Tinggalkan Komentar