Pelaku Pembunuh Karyawan Kafe Pacet Diringkus

Pelaku Pembunuh Karyawan Kafe Pacet Diringkus

Mako Abrianto menjelaskan kronologis pembunuhan yang dilakukannya

Liramedia.co.id - Seorang pelaku pembunuhan terhadap Ananda Putra Wiyanto (18 tahun), karyawan kafe 'Kopi Cangkrukan' di wilayah Pacet, Kabupaten Mojokerto, berhasil diringkus anggota Buru Sergap Satreskrim Polres Mojokerto.

Warga Dusun Soso, Desa Cempoko Limo, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, ini dibunuh oleh Mako Abrianto Kartika Yudha (19 tahun), warga Dusun Sidowangi, Desa Mojolebak, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Saat ini tersangka mendekam di sel tahanan Polres Mojokerto.

Dalam press realese, Kapolres Mojokerto, AKBP. Dony Alexander mengatakan, bahwa penangkapan yang dilakukan oleh anggota Resmob berdasarkan adanya laporan ibu korban, Wiwik Nur Astutik yang mencurigai peristiwa kejanggalan meninggalnya korban dengan dugaan tidak wajar alias aneh.

Satreskrim bergerak cepat membentuk tim investigasi untuk bisa segera mengungkap kajadian tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan beberapa saksi, akhirnya petugas mendapatkan titik terang.

Guna melengkapi berkas pemeriksaan, tim Reskrim Polres Mojokerto melakukan bongkar makam untuk dilakukan outopsi terhadap jasad tubuh korban. Hasil dari pemeriksaan outopsi, ditemukan luka pukulan benda tumpul dibagian kepala korban.

"Tersangka berhasil kita ringkus pada Minggu (24/1/2021), saat berada di rumahnya. Korban sebelum menghembuskan nafas terakhir sempat menjalani perawatan medis selama sepekan di rumah sakit Sidoarjo," ungkap Dony.

Masih kata Dony, Tim Resmob masih mengejar 1 teman pelaku yang diduga membantu melakukan aksi tersangka melakukan tindakan penganiayaan terhadap korban.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita barang bukti berupa, 1 unit motor Honda Vario, 1 lembar foto rontgen korban, satu alat kunci Inggris yang digunakan untuk memukul tubuh korban, satu potong celana warna hitam, sebuah dompet berisi kartu KIS dan ATM.

"Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 338 KUHP atau pasal 351 KUHP ayat (3) atau pasal 170 KUHP ayat (2) ke 3e KUHP pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," pungkas Dony. (Joe)

Image
Karena Sebab Ini, Oknum Pengacara Terancam Dipidanakan Kepala SMPN 1 Babat

Karena Sebab Ini, Oknum Pengacara Terancam Dipidanakan Kepala SMPN 1 Babat

Seorang oknum pengacara berinisial SE di Kecamatan Tuban, Kabupaten Lamongan, terancam dipidakan oleh Kepala SMPN 1 Babat