Content: / /

Pemdes Kesimantengah bersama Lira Media Gelar Bakti Sosial dan Sosialisasi Bahaya Narkoba

Kades

04 Februari 2020
Pemdes Kesimantengah bersama Lira Media Gelar Bakti Sosial dan Sosialisasi Bahaya Narkoba

Kades Kesimantengah, Angga Al Hakim memberikan sambutan

Liramedia.co.id, MOJOKERTO - Pemerintah Desa (Pemdes) Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, bekerjasama dengan Lira Media mengadakan bakti sosial dan donor darah untuk masyarakat. Acara dilaksanakan di Balai Desa Kesimantengah, pada Selasa siang, 4 Februari 2020.

Undangan bakti sosial dan sosialisasi bahaya narkoba di Desa Kesimantengah

Sejumlah undangan hadir, diantaranya Kapolsek Pacet yang diwakili Kanitreskrim, Kepala Puskesmas Pacet, Rindahwai (Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto Fraksi Nasdem), Danramil Pacet, Kepala UPT Dinas Kesehatan Pacet, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Kesimantengah.

Selain bakti sosial, juga diadakan sosialisasi bahaya dan pencegahan penyalahgunaan narkoba dan HIV AIDS. Hadir pula dalam acara tersebut ialah Siswanto (Sekretaris GMDM Jawa Timur) beserta jajaran, BNNK Mojokerto, dan perwakilan pengurus Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) DPW Jawa Timur seperti Mulyono, Yanto, dan Suparmin atau akrab disapa Cak Rasid.

Kepala Biro LIRA Media Mojokerto, Arif Yulianto dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah menyukseskan acara bakti sosial, santunan terhadap anak yatim, dan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan bahaya HIV AIDS.

"Kami di media sebagai salah satu pilar bangsa sangat apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. Tugas media tidak hanya memberitakan, tapi juga berkegiatan sosial seperti donor darah dan santunan," ujar Arif Yulianto di hadapan ratusan undangan yang terdiri dari Kepala Dusun, perangkat desa, Danramil, Kanitreskrim Polsek Pacet, dan lain-lain.

Arif lanjut mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan bekerjasama dengan Pemdes Kesimantengah ini merupakan kegiatan sosial tanpa ada embel-embel apapun, apalagi kepentingan Pilkada.

"Saya tegaskan bahwa Lira Media netral dan independen. Ini bukan acara untuk kepentingan pilkada, tapi lebih ke kegiatan sosial. Dan semua elemen terlibat, karena di Kabupaten Mojokerto sangat menjunjung tinggi kerukunan," ujar Arif.

Tidak hanya itu, Arif juga berharap seluruh kepala desa di Kabupaten Mojokerto bisa saling bertukar informasi tempat wisata di wilayahnya. Karena potensi wisata di Mojokerto cukup besar, dan bisa dikelola bersama untuk kesejahteraan masyarakat.

"Di Pacet khususnya Desa Kesimantengah terkenal dengan wisata agro. Ada Candi Cungkup yang kurang dapat perhatian. Desa bisa kerjasama dengan Pemkab dan DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi atau DPR RI, atau lembaga lain. Bisa juga optimalkan dana desa untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Arif.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa (Kades) Kesimantengah, Angga Al Hakim berujar, sinergi bersama media akan terus dilakukan, terlebih kehadiran media sangat membantu mempromosikan potensi yang ada di Desa Kesimantengah.

"Pacet dikenal sebagai pusat wisata pertanian. Kami bermitra dengan media massa tidak hanya kegiatan sosial ini, masih banyak lagi yang perlu disinergikan termasuk wisata di Desa Kesimantengah," ujar Angga.

Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto dari Fraksi Partain Nasdem, Rindahwati mengatakan, kerjasama antara Pemdes Kesimantengah dan Lira Media ini mampu memberikan banyak manfaat kepada masyarakat.

"Bisa memberi manfaat dan semangat. Kerjasama ini akan jadi contoh kemitraan antara Pemdes dengan media massa yang sangat positif," kata Rindahwati.

Camat Pacet, Mohammad Malik mewakili Bupati Mojokerto dalam sambutannya mengimbau kepada seluruh masyarakat Mojokerto khususnya Pacet untuk menghindari narkoba.

"Pengguna narkoba tidak terasa bahwa dia terkena narkoba. Narkoba dan HIV AIDS bisa merongrong kesehatan. Dan bisa datang dari mana saja," ujar Malik.

Danramil 0815/16 Pacet Kodim 0815 Mojokerto, Kapten Inf Heru Widodo Cahyono Putro juga mewanti-wanti kepada masyarakat Pacet untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba. Karena wilayah Pacet sudah masuk kategori darurat narkoba.

"Saya mohon jangan sampai terjerumus narkoba. Jika melihat pengguna narkoba laporkan ke BNN. Jangan sampai tertangkap. Kalau ada yang tertangkap akan direhabilitasi, jika ada yang kena narkoba, himbau untuk menyerahkan diri. Tidak akan dihukum selama kategori pengguna bukan pengedar," kata Kapten Heru Widodo.

Di kesempatan yang sama pula, Sekretaris GMDM Jawa Timur sependapat, bahwa pengguna narkoba harus direhabilitasi, sedangkan pengedar layak dihukum berat.

"GMDM sebagai ormas punya IPWL (Institusi Penerima Wajib Lapor). Masyarakat bisa melaporkan diri untuk bisa kami rehab. Bisa juga ke BNN. Karena pengguna narkoba harus disembuhkan, karena mereka adalah korban. Beda lagi dengan pengedar, harus dihukum seberat-beratnya," tegas Siswanto.

Siswanto berharap, Desa Kesimantengah bisa dijadikan sebagai pilot project untuk desa bebas Narkoba.

"GMDM siap mendampingi untuk menjadikan Desa Kesimantengah sebagai kampung bebas narkoba, tentu juga melibatkan beberapa pihak," terang Siswanto.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan santunan kepada anak yatim, dilanjut sosialisasi bahaya penyalahguanaan dan peredaran narkoba oleh BNNK Mojokerto yang disampaikan oleh Nanang H. Kemudian, penyerahan piagam oleh GMDM Jatim kepada Karangtaruna Desa Kesimantengah dan Kepala Desa Kesimantengah. (did)

Tinggalkan Komentar