Peminat Alpukat Mentega Tak Terbendung, Stok Langka dan Harga Naik

Peminat Alpukat Mentega Tak Terbendung, Stok Langka dan Harga Naik

Alpukat mentega

Liramedia.co.id, Surabaya - Buah dengan kualitas terbaik akan diminati banyak pembeli. Buktinya, alpukat mentega dengan kualitas grade A sekarang ini selalu kehabisan stok di tinggat supplier. Bahkan, di tingkat petani juga sulit mendapatkannya karena panen terbatas.

Imbasnya, harganya pun terkerek naik. Dari yang umumnya Rp 25.000 sampai Rp 30.000 per kg, kini sudah mencapai Rp 40.000 sampai Rp 55.000 per kg. Tiap kg isi 1 sampai 2 buah.

Ahmad Rifai, seorang mitra Reng Tani Agro Supplier menjelaskan, kenaikan harga alpukat sudah terjadi hampir 2 bulan terakhir ini. Saat pandemi covid-19 yang diperkirakan harga turun, malah yang terjadi sebaliknya.

Meski harga alpukat mentega mahal, kata Rifai, tak menyurutkan minat masyarakat untuk membeli. Kadang, dalam sehari stok habis dan tidak jualan alpukat lagi.

"Dari Reng Tani juga kirimnya 2 hari sekali karena susah dapatkan alpukat. Itupun mendatangkan dari luar pulau seperti Sumatra, Bangka Belitung, dan NTT, dan beberapa daerah lainnya," ujar Rifai.

"Alpukat ukuran kecil saja sekarang juga mahal. Rata-rata pembeli ambilnya 2 kg yang ukuran super," lanjutnya.

Buah alpukat memang digemari berbagai kalangan usia. Selain rasanya yang enak, alpukat memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh. Bahkan buah ini kerap dijadikan salah satu menu diet bagi mereka yang berhasrat menurunkan berat badan.

Alpukat disebut mengandung lemak tak jenuh sehingga aman untuk dikonsumsi secara rutin. Tak hanya lemak baik, buah yang satu ini juga memiliki kandungan vitamin A, B, C, E, dan K serta karbohidrat, protein, folat, hingga magnesium.

Alpukat juga kaya akan sterol tumbuhan yang dapat menurunkan kolesterol dan menjaga kesehatan jantung. Buah ini juga dipercaya dapat mencegah risiko terkena penyakit diabetes.

Sebuah penelitian menyatakan, mengonsumsi alpukat dapat meningkatkan penyerapan antioksidan 2,6 hingga 15 kali lipat. Itulah mengapa buah alpukat sangat baik sebagai sumber lemak sehat ketimbang makanan lainnya.

Selain itu, lemak pada alpukat dipercaya menyehatkan lapisan usus, sehingga mengurangi risiko sembelit hingga mencegah gejala sindrom iritasi usus besar.

Disisi lain, alpukat adalah salah satu buah yang sering dipilih ibu-ibu untuk dijadikan MPASI. Sebab, alpukat memiliki tekstur lembut dan rasanya yang tawar, manis serta sedikit pahit.

Dibandingkan dengan buah-buahan lain untuk MPASI, alpukat dianggap memiliki nilai gizi tertinggi. Alasannya, alpukat merupakan sumber terbaik untuk protein, niasin, tiamin, riboflavin, asam folat, dan seng yang baik untuk kesehatan tubuh.

Menurut studi dari Nutrients, alpukat juga mengandung tingkat fitat dan oksalat yang lebih rendah dibandingkan sumber serat lainnya seperti sereal, sayuran, dan kacang-kacangan.

Hal ini membuat alpukat mampu meminimalkan hilangnya kalsium dan mineral penting lainnya yang disebabkan zat-zat tersebut. (ron)

Image
Zenius Meluncurkan 'Zenius untuk Guru'

Zenius Meluncurkan 'Zenius untuk Guru'

Zenius mengumumkan peluncuran “Zenius untuk Guru” (ZuG), sebuah Sistem Manajemen Pembelajaran gratis yang dibuat oleh guru, untuk guru