Content: / /

Penutupan Tempat Hiburan Karaoke di Pamekasan Menuai Kontroversi

Bisnis

30 November 2018
Penutupan Tempat Hiburan Karaoke di Pamekasan Menuai Kontroversi

Handoko

LiraMedia.co.id, PAMEKASAN - Rencana penutupan permanen tempat hiburan karaoke di Kabupaten Pamekasan diberatkan oleh salah satu pengusaha tempat hiburan karaoke.

Dalam Rapat Forum tersebut, Pemkab Pamekasan yang juga dihadiri beberapa ormas yg tergabung dalam Ormas LPI, FPI , NU, Dan Muhammadiyah yang di laksanakan pada tanggal 28 November 2018.

Menurut Handoko selaku Manajemen Pujasera (Pjs), dirinya merasa keberatan karena dalam rapat forum tersebut tidak melibatkan pengusaha tempat hiburan karaoke yang dinilai hanya kesepakatan sepihak, dan berharap kedepannya jika ada rapat forum agar Pemkab bisa mengakomodir semuanya termasuk pengusa tempat hiburan karaoke.

”Ini keputusan yang tidak adil dan terkesan melahirkan keputusan yang sepihak. Seharusnya dalam forum rapat Pemkab Pamekasan melibatkan kami,” ucap Handoko kepada Awak media.

Lanjut Handoko, dirinya mewakili semua pengusa tempat hiburan karaoke sebelumnya sudah menjadi kesepakatan bersama antara Pemkab dan para pengusaha tempat hiburan karaoke sesuai dengan Perbup yang baru pada tangal 29 dan Agustus sudah bisa dibuka.

Pengusaha karaoke sudah mengikuti aturan yang telah disepakati oleh LPI, OAMA, POLRES, dan DANDIM, bahwa di aturan tersebut telah dilaksanakan seperti memasang camera CCTV juga pemandu lagu yang diwajibkan perpakaian sopan.

“Saya menilainya keputusan ini berubah-ubah dalam hal membuat keputusan. Dan kami tidak melanggar aturan, kami ada izinnya,” pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak awak media masih mengkonfirmasi kepada pengusaha tempat karaoke yang lain.

Reporter : Yanto

Tinggalkan Komentar