Content: / /

Polisi Tangkap Mahasiswa yang Jadi Mucikari

Hukum

12 September 2017
Polisi Tangkap Mahasiswa yang Jadi Mucikari

Barang bukti yang disita Polisi

Liramedia.co.id, MOJOKERTO -Bisnis esek-esek seolah tak ada matinya. Di Mojokerto, Jawa Timur, bisnis tersebut masih tumbuh.

Buktinya, anggota Satreskrim Polres Mojokerto berhasil menggagalkan transaksi penjualan Pekerja Seks Komersial (PSK) kepada pria hidung belang sekaligus meringkus pelakunya dengan modus menawarkannya melalui akun Facebook.

Tersangka yaitu Taufan Almeizar (22) yang masih berstatus mahasiswa. Dia merupakan warga Lingkungan Perumahan Griya Permata Meri Blok A-2/29, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan secara di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Mojokerto, Selasa (12/9/2017).

Tersangka dibekuk setelah petugas mengetahui dan melihat akun tersangka di sebuah Facebook, dimana tersangka menyediakan wanita bagi lelaki hidung belang dengan cara terlebih dahulu menghubungi ponselnya.

Tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), akhirnya berhasil dibekuk anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Mojokerto di salah satu Hotel di wilayah sepanjang Japan By Pass, Kabupaten Mojokerto,sekitar pukul 12.00 WIB pada Senin (11/9/2017).

Tersangka saat itu hendak mengantarkan seorang wanita, sebut saja Mawar (FA) bukan nama sebenarnya (26) karyawan swasta warga Dusun Sawahan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto yang tinggal di Lingkungan Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto kepada lelaki hidung belang yang sudah menunggu di kamar hotel.

Saat itu juga tersangka bersama wanita Pekerja Sek Komersial (PSK) langsung diamankan dan digelandang ke Mapolres Mojokerto.

Di depan petugas, tersangka mengaku baru 2 kali sejak akhir bulan Agustus lalu melakukan profesi menjajakan wanita pekerja seks komersial kepada lelaki hidung belang.

"Saya mengenal para wanita tersebut yang saya tawarkan ke pria hidung belang melalui Facebook. Mereka saya tawarkan seharga Rp 750 ribu hingga Rp 1,5 juta. Saya hanya mendapatkan bagian dari transaksi tersebut sebesar Rp 50 ribu," aku tersangka. 

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa 1 lembar kertas bill room kamar hotel no. 16 seharga Rp 150 ribu, uang tunai pecahan kertas Rp 50 ribuan sebanyak 13 lembar dengan total Rp 650 ribu dan 2 unit Handphone merk Oppo dan Andromax tips E2.

Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Harapantua Simarmata Permata, S. SoS, SiK, MH dalam jumps pers di depan wartawan mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan memerintahkan anggotanya untuk mengembangkan penyidikan terkait kasus tersebut hingga bisa mengungkap jaringan yang ada di atasnya.

"Tersangka dijerat pasal 30 dan 35 UU RI No. 44 tahun 2008 tentang pornografi dan pasal 296 KUHP dan 506 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara," pungkasnya. (Wj) 

Tinggalkan Komentar