Content: / /

Polsek Dukuh Pakis Gelar Cangkrukan Angkutan Online dan Konvensional

Peristiwa

21 Oktober 2017
Polsek Dukuh Pakis Gelar Cangkrukan Angkutan Online dan Konvensional

Kapolsek Dukuh Pakis dan 3 Pilar berfoto bersama usai Cangkrukan bersama driver angkutan online dan konvensional

Liramedia.co.id, SURABAYA – Polsek Dukuh Pakis Surabaya menggagas pertemuan ”Cangkrukan” Tiga Pilar, dengan mengundang komunitas angkutan konvensional dan angkutan berbasis online, pada Jumat malam, 20 Oktober 2017 di Ruang Ekskutif Polsek Dukuh Pakis, Surabaya.

Kurang lebih 50 undangan hadir dalam Cangkrukan Tiga Pilar tersebut. Mereka merupakan perwakilan dari masing-masing komunitas angkutan konvensional dan angkutan berbasis online, antara lain paguyuban online Seduluran Selawase "SS" yang diwakili Asror, dari perwakilan angkutan konvensional Lyn Q dan Lyn W serta Taxi yang diwakili Rudi Brahmadi.

Selain itu, hadir pula Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Slamet Sugiarto, Ipda Ufiana (Kanit Kambtibmas Polrestabes Surabaya), Kapten inf. Erik (Wadanramil), Hari Widodo (Camat Dukuh Pakis), Irzan (Kepala Terminal Dukuh Kupang), Yossy Candra Kurniawarta (Forum Komunikasi Warga Dukuh Pakis), tokoh masyarakat BPAN.

Dalam keterangannya kepada Lira Media, Ipda Ufiana mengatakan bahwa pertemuan ini merupakan wujud untuk menciptakan situasi kondusif dan aman di wilayah Surabaya khususnya Dukuh Pakis.

“Supaya tercipta situasi yang kondusif dan tidak ada saling cemburu antar pekerja angkutan umum. Umpama ada penumpang disini, maka angkutan online harus mengambil penumpang jauh dari terminal,” jelasnya.

Menurut Ipda Ufiana, upaya lain dilaksanakannya cangkrukan 3 pilar itu ialah mengantisipasi terjadinya benturan antara kedua moda transportasi. “Jadi kita jaga seperti itu supaya kondusif dan tidak ada permasalahan antara angkutan berbasis online dengan konvensional,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kompol Slamet Sugiarto berpesan kepada angkutan berbasis online maupun konvensional agar saling menghargai dan menghormati sesama driver dan patuhi aturan lalu lintas, baik itu dari konvensional maupun online.

"Setiap tindakan yang melanggar aturan akan kami tindak sesuai dengan sanksi yang berlaku dan di sepakati bersama,” tegas Kompol Slamet.

Kapten inf. Erik juga berpesan agar pengemuda angkutan berbasis online dan konvensional tidak bertindak emosional dalam menyikapi permasalahan yang ada dan mengedepankan musyawarah.

Sementara, Yossy Candra Kurniawarta yang ikut hadir dalam ‘cangkrukan’ itu mengaku senang karena pertemuan bisa berjalan kondusif dan aman, serta tercapai suatu kesepakatan antar kedua pihak.

Adapun isi kesepakatan bersama yang ditandatangani Rudi Brahmadi (Uber) dan Moch Asror dari angkutan umum konvensional dengan diketahui Kapolsek Dukuh Pakis dan Camat Dukuh Pakis, ialah :

Kami awak angkutan konvensional dan angkutan berbasil online bersama Tiga Pilar Dukuh Pakis bersepakat menyatakan sebagai berikut :

  1. Bersama-sama menjaga keharmonisan dan kondusifitas situasi Kamtibmas di wilayah Dukuh Pakis pada khususnya dan Kota Surabaya pada umumnya.
  2. Tidak berebut penumpang dan senantiasa mentaati peraturan dan ketentuan yang berlaku baik tertulis maupun tidak tertulis di wilayah hukum Dukuh Pakis pada khususnya dan Kota Surabaya pada umumnya.
  3. Sanggup membina kerukunan antar teman sebagai sesama pekerja pencari nafkah.
  4. Apabila terdapat perselisihan sanggup menempuh musyawarah untuk mufakat.
  5. Menyerahkan kepercayaan keamanan dan ketertiban di wilayah Dukuh Pakis khususnya dan Kota Surabaya pada umumnya kepada aparat yang berwenang dan tidak melakukan aksi sepihak dalam bentuk apapun termasuk melakukan sweeping.
  6. Bersedia menerima segala bentuk konsekuensi hukum apabila melakukan pelanggaran yang berlaku di wilayah hukum Dukuh Pakis pada khususnya dan Kota Surabaya pada umumnya,

Demikian kesepakatan bersama ini dibuat dengan penuh rasa tanggungjawab.

Surabaya 20 Oktober 2017

“Mudah-mudahan usai pertemuan ini tidak ada lagi sweeping terhadap angkutan online yang terjadi belum lama ini. Sehingga Kota Surabaya aman terkendali,” kata Yossy yang juga jadi Pembina paguyuban online Seduluran Selawase ‘SS. (YCK)

 

Tinggalkan Komentar