Content: / /

Puluhan Ton Limbah B3 Diduga Dari PT Ispatindo Dibuang Sembarangan

Peristiwa

06 Desember 2018
Puluhan Ton Limbah B3 Diduga Dari PT Ispatindo Dibuang Sembarangan

Limbah B3 jenis slug besi yang dibuang PT Ispatindo di Desa Karangandong

LiraMedia.co.id, GRESIK - Limbah bahan berbahaya beracun (B3) menjadi masalah serius yang belum mendapat penanganan hingga sekarang. Terbaru warga bersama LSM Front Pembela Suara Rakyat menemukan limbah B3 jenis slug besi diduga milik PT Ispatindo dibuang sembarangan di lahan milik warga.

Anehnya, warga yang tidak paham terkait jenis limbah itu dimanfaatkan perusahaan untuk mengolahnya. Hal itu ditemukan tim LSM FPSR saat sidak di lokasi pembuangan limbah di lahan milik warga di kawasan Jalan Raya Desa Karangandong, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur.

Dari sidak itu, diketahui limbah itu diangkut oleh 4 truk tronton sejak pekan lalu dari PT Ispatindo.

Topan, salah seorang warga yang diminta mengelola limbah B3 itu mengatakan kalau dirinya tidak tahu jika limbah yang dikelolanya berkategori limbah B3.

Dari pengakuannya, bahwa yang dibuang dari truk tronton itu ialah tanah merah bercampur besi. Dia hanya bertugas memilah besi dari tanah itu untuk diambilnya.

Tentu saja hal itu disesalkan oleh Aris Gunawan selaku Ketua FPSR. Dia prihatin karena perusahaan dalam hal ini PT Ispatindo memanfaatkan ketidaktahuan warga untuk membuang limbah B3 yang dihasilkannya.

Harusnya, kata Aris, PT Ispatindo bertanggungjawab serta paham aturan terhadap limbah B3 itu, dan tidak membuangnya di tempat umum seperti di lahan terbuka milik warga.

"Kondisi itu yang harus dicegah, jangab sampai perusahaan mengambil untung dari produksinya, sementara warga menanggung dampak dari limbah B3 yang dibuang sembarangan. Kami dari FPSR tidak akan diam melihat kondisi lingkungan terus diinvasi limbah B3 oleh perusahaan," tegas Aris Gunawan.

Oleh karena itu, FPSR bersama warga peduli lingkungan akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik dan DLH Provinsi Jawa Timur serta Tipiter Polres Gresik agar pembuangan limbah B3 jenis slug besi diduga oleh PT Ispatindo ini segera ditindak secara tegas.

"Proses hukum siapapun pembuang limbah B3 yang dilakukan sembarangan. Jika tidak, efeknya terhadap lingkungan sangat fatal sekali, bisa jadi sumber air warga tercemar karena lokasi pembuangan itu sangat dekat dengan permukiman warga," ujar Aris Gunawan. (did)

Tinggalkan Komentar