Content: / /

Sayur Lodeh Bercampur Ratusan Pil Koplo Diendus Petugas Lapas Mojokerto

Peristiwa

13 Januari 2020
Sayur Lodeh Bercampur Ratusan Pil Koplo Diendus Petugas Lapas Mojokerto

Liramedia.co.id, Mojokerto - Seorang pengunjung Lapas kedapatan membawa 400 pil koplo berhasil digagalkan oleh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mojokerto di dalam sayur lodeh, yang dibawa oleh pengunjung ditujukan kepada salah satu narapidana di Lapas Mojokerto.

Kepala Pengamanan Lapas Mojokerto, Distri Wulan Agus menemukannya saat menggeledah dan memeriksa barang-barang yang dikirim oleh pengunjung bagi salah satu narapidana di dalam Lapas, Minggu 12 Januari 2019.

“Pil Koplo tersebut ditemukan kemarin, Sabtu 11 Januari. Saat saya bersama rekan-rekan pengamanan memeriksa barang-barang dari pengujung," ujar Distri.

Lebih lanjut Distri mengatakan, barang haram tersebut dibawa oleh seorang pengunjung berinisial N, pada pukul 9.30 WIB pagi, sebelum diserahkan kepada narapida yang terkait. Karena ini merupakan pelaksanaan SOP untuk mencegahnya masuknya barang-barang terlarang dan berbahaya ke dalam Lapas, memeriksa barang bawaan pengunjung.

Adapun N memang tidak bertemu langsung dengan narapidana yang dituju.

“N hanya menitipkan makanan saja untuk disampaikan kepada narapidana kami yang berinisial KA, narapidana kasus Narkoba. Namun demikian, N tetap terdata di aplikasi kunjungan kami. Karena memang itu salah satu syarat kunjungan,” ujarnya.

Sehingga saat ditemukannya barang terlarang tersebut, tim petugas Lapas Mojokerto dengan mudah langsung menemukan identitas pengunjung pembawa 400 Pil Koplo tersebut.

“Pil Koplo tersebut kami temukan di dalam tahu yang telah diolah. Kemudian dimasukkan ke dalam sayur lodeh yang terbungkus kantong plastik,” ungkap Disri.

Setelah ditemukan Pil Koplo tersebut, jajaran pengamanan Lapas Mojokerto menindaklanjuti dengan penggeledahan kamar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Mojokerto.

“Kami sudah menyerakan kasus ini ke Polres Mojokerto dan menyerahkan data dari si pengujung pembawa sayur lodeh berisi Pil Koplo. Sedangkan narapidana yang terkait sudah kami BAP dan kami masukkan ke register F (register untuk narapidana pelanggaran),” pungkas Disri. (*)

Tinggalkan Komentar