Content: / /

SPAK Siap Sosialisasikan Pencegahan Korupsi Tanpa Dana

Peristiwa

30 September 2017
SPAK Siap Sosialisasikan Pencegahan Korupsi Tanpa Dana

Wiwik Tharmum saat menerima cinderamata

Liramedia.co.id, PAMEKASAN - Komunitas SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi) terus melakukan aksinya untuk mencegah perilaku koruptif sejak dini. Lembaga yang berada di bawah naungan Australia Indonesia Partnership For Justice (AIPJ) dan bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu tidak memiliki sumber dana resmi dari pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah.

“Saya berani menyebut sebagai SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi) karena tidak betah melihat para koruptor yang seenaknya sendiri mengambil hak orang lain. Koruptor pencuri uang rakyat yang sok keren dengan jabatan yang dipangkunya ketika diborgol masih sempat senyum tanpa punya malu seakan korupsi adalah tradisi pejabat dan bukan pekerjaan jahat. Disini saya merasa terpanggil untuk mencegah perbuatan melanggar hukum itu sedari dini," ujar Wiwik Tharmum sebgai anggota komunitas SPAK Pamekasan.

Wiwik bersama teman kelompoknya berusaha tanpa lelah mensosialisasikan pencegahan tindakan korupsi.

Sebab dari segi apapun perilaku korupsi tetap salah dan sangat merugikan orang banyak lainnya. Korupsi semakin lama semakin menjamur, sepertinya merata dari atas kebawah tanpa rasa malu.

Sedangkan tindakan hukum tidak menimbulkan efek jera karena tidak betul-betul dimiskinkan. Begitu SPAK berpikir, sehingga pencegahan melakukan korupsi, aib pelaku korupsi dimainkan lewat simulasi dengan biaya murah, mudah dipahami dan tidak membosankan. (Kandar)

Tinggalkan Komentar