Content: / /

Telkom Jatim Bali Nusra Serahkan 18.490 Paket Bantuan Dengan Melibatkan Ratusan UKM

Bisnis

20 Mei 2020
Telkom Jatim Bali Nusra Serahkan 18.490 Paket Bantuan Dengan Melibatkan Ratusan UKM

Teleconference Menteri BUMN bersama beberapa perwakilan Telkom Regional termasuk Regional V Jatim Bali Nusra

Liramedia.co.id, Surabaya - Telkom Regional V yang mencakup Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara (Jatim Balinusra) menyalurkan 18.490 paket bantuan yang diserahkan langsung secara simbolis oleh Executive Vice President (EVP) Telkom Jatim Balinusra, Pontjo Suharwono pada Rabu siang, 20 Mei 2020 di Telkom Landmark Tower Surabaya.

Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian Telkom di masa pandemi covid-19 ini.

Usai Teleconference bersama Menteri BUMN, Erick Tohir dalam 'Penyerahan 100 Ribu Paket Bantuan Dan Donasi Dari Keluarga Besar Telkom Group', EVP Telkom Jatim Balinusra, Pontjo Suharwono mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari total 100 ribu paket bantuan yang disalurkan Telkom.

"Ada ribuan UMKM binaan Telkom yang dilibatkan sebagai penyedia barang dari bantuan tersebut. Di Jatim melibatkan 138 UKM dari 18.490 paket bantuan yang diserahkan hari ini. Dan masih ada lagi 1000 paket yang masih proses oleh UKM binaan Telkom," ujar Pontjo.

Paket bantuan diserahkan secara simbolis oleh Pontjo kepada petugas yang selama ini menjadi bagian terdepan Gugus Tugas Covid-19 seperti dari TNI, Polri, dan Satpol PP.

"Sebanyak 6.913 paket disalurkan untuk paramedis, TNI, Polri, Satpol PP. Selain alat perlindungan diri (APD), paket berupa sembako," kata Pontjo.

Pontjo melanjutkan, bantuan itu sebagai upaya Telkom menyambut himbaun Presiden, dalam program Menteri BUMN, yakni 'era baru' dengan relaksasi yang dilakukan pemerintah, khususnya pada orangnya untuk peduli terhadap kesehatan diri sendiri.

Dalam program itu, beberapa upaya yang telah dilakukan Telkom Jatim Balinusra ialah mengadakan rapid test.

"Tadi siang, kami mengadakan rapid test. 100% negatif. Ini membuat kita memasuki tahap baru. Tinggal memastikan protokol pencegahan covid-19," katanya.

Pontjo melanjutkan, Telkom sengaja melibatkan UKM dalam pengadaan bantuan agar menggerakkan ekonomi. Sebagian besar paket bantuan ialah produk UKM.

"Kami pesan dari UMKM, kami beli dengan harga pasar. Ada sembako, mukena, dan lain-lain. Selain itu, kami juga buatkan aplikasi peduli lingkungan yang diserahkan ke Kominfo. Harapannya, dengan new normal kita sudah melupakan trauma covid-19 dan bisa aktivitas normal meski ada dan mengikuti protokol pencegahan covid-19," ujarnya. (*)

Tinggalkan Komentar