Aneh, Surat Ditujukan ke Walikota Probolinggo Bisa Nyasar ke DKUPP

Aneh, Surat Ditujukan ke Walikota Probolinggo Bisa Nyasar ke DKUPP

Surat dari LIRA Kota Probolinggo yang ditujukan ke Walikota Probolinggo

Liramedia.co.id, Probolinggo - Administrasi di Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo khususnya di bagian umum dinilai kurang rapi. Hal ini dibuktikan adanya surat yang dikirim oleh Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) ke Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, bisa nyasar ke Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo di Jalan Mastrip nomor 55, Kota Probolinggo.

"Aneh saja, padahal dengan jelas surat itu ditujukan ke Walikota Probolinggo dibuktikan dengan tanda terima surat. Kok bisa diterima oleh instansi lain, dalam hal ini DKUPP Probolinggo," kata Walikota Lira Probolinggo, Safri Agung, Selasa 17 November 2020.

Agung mengatakan, diterimanya surat darinya itu oleh DKUPP Probolinggo diketahui ketika dirinya dihubungi oleh staf DKUPP yang meminta pihak LIRA Probolinggo untuk mengambil surat tersebut karena salah kirim. Seharusnya surat itu ditujukan ke Dinas PUPR Probolinggo.

Menurut Agung, surat itu isinya tentang penyampaian informasi temuan kepada Walikota Probolinggo tentang proyek pembangunan RSUD Kota Probolinggo.

"Dari tanda terima yang ada, surat kami yang ditujukan ke Walikota Probolinggo dan Sekda Probolinggo tersebut diterima oleh Tin tertanggal 19 Oktober 2020. Surat itu kami kirim sebagai masukan temuan kami dengan harapan direspon secara cepat oleh Walikota Probolinggo, sehingga tidak merugikan masyarakat dan Pemerintah tentang temuan dugaan bangunan yang tidak spektek tersebut. Tapi kenapa surat itu bisa diterima DKUPP. Ini administrasinya di Pemkot Probolinggo kok semrawut," ujar Agung.

Secara bersamaan, Ketua Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Probolinggo, Sugeng Arijanto juga menyayangkan terjadinya hal itu, dimana surat yang seharusnya ditujukan ke Walikota Probolinggo bisa nyasar ke DKUPP Probolinggo.

Dia berharap, alur administrasi penerimaan surat dibenahi sehingga surat yang masuk bisa sampai sesuai tujuan.

"Harus dibenahi karut marut administrasi di Bagian Umum Pemkot Probolinggo supaya tidak terjadi salah kirim lagi, sehingga dapat merugikan Pemkot Probolinggo dan masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya ke Pemkot Probolinggo," kata Sugeng.

Dikonfirmasi terpisah, Bagian Umum Pemkot Probolinggo sampai berita ini ditayangkan belum ada jawaban. (Bon)

Image
IDI Papua Berharap Jaminan Keamanan Pada Tenaga Kesehatan

IDI Papua Berharap Jaminan Keamanan Pada Tenaga Kesehatan

Terkait situasi penyerangan, pembakaran, dan penembakan terhadap tenaga kesehatan di Puskesmas Kiwirok, Pegunungan Bintang,