Berteman Melalui Facebook, ABG Asal Gresik Setubuhi Gadis Dibawah Umur

Berteman Melalui Facebook, ABG Asal Gresik Setubuhi Gadis Dibawah Umur

Bogel, tersangka kasus pemerkosaan

Liramedia.co.id - Setelah dilaporkan oleh pihak keluarga korban dan berhasil diamankan oleh anggota Satreskrim Polres Mojokerto Kota, Anak Baru Gede (ABG) inisial Bogel (20 tahun), nama samaran, asal Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, didepan penyidik mengaku mengenal korban sebut saja Mekar (12 tahun), nama samaran, seorang gadis dibawah umur pelajar warga Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto dari media sosial Facebook.

Setelah intens mengenal dan chatting, keduanya ketemuan di area Jalan Benteng Pancasila, Kota Mojokerto. Wakapolres Mojokerto Kota, Kompol. Iwan Sebastian mengatakan jika keduanya sebelum berhasil diamankan oleh anggota Satreskrim Polres Mojokerto Kota, adanya laporan dari pihak keluarga kalau anaknya berpamitan keluar dari rumah tak kunjung kembali.

"Sang gadis dibawah umur tersebut dilaporkan hilang tak kunjung pulang kerumah setelah berpamitan keluar dari rumah. Setelah itu, kita lakukan pencarian bersama anggota Satreskrim. Karena berhasil diketahui keberadaannya, akhirnya keduanya kita amankan dari sebuah rumah di Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg. Saat itu juga langsung kita gelandang ke ruang Satreskrim Polres Mojokerto Kota untuk dilakukan pemeriksaan," ungkap Iwan.

Masih kata Iwan, berawal dari kakak korban yang melihat status korban sebelum bermain di rumah teman korban. Selanjutnya kakak korban berusaha menanyakan keberadaan korban ke teman korban dan dijawabnya jika korban sedang pergi dengan seorang lelaki mengendarai motor.

Berbekal dari status akun milik laki-laki yang membawa kabur adik perempuannya, kakak korban terus berusaha melacak keberadaan korban dan mengabarkannya ke orangtuanya untuk selanjutnya dilaporkan ke Polres Mojokerto Kota.

Keduanya akhirnya berhasil diamankan anggota buru sergap Satreskrim Polres Mojokerto Kota saat berada di rumah di Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Di depan penyidik, tersangka mengaku jika selama bersamanya sudah pernah melakukan persetubuhan dengan korban. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 76d, 76e dan pasal 81, 82 UU RI No. 35 tahun 2014 perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Joe)

Image