Bupati dan Wakil Bupati Gresik Bawa Solusi untuk Kesejahteraan Petani Saat Kunjungan ke Desa Sukoanyar

Bupati dan Wakil Bupati Gresik Bawa Solusi untuk Kesejahteraan Petani Saat Kunjungan ke Desa Sukoanyar

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah panen raya di Desa Sukoanyar

Liramedia.co.id - Salah satu misi Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, ialah meningkatkan Sumber daya Manusia dan memanfaatkan Sumber Daya Alam untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Sumber daya alam itu salah satunya hasil pertanian.

Potensi pertanian di Desa Sukoanyar membuat Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah, kepincut untuk terus mengoptimalkannya. Makanya, mereka berkunjung ke Desa Sukoanyar untuk mengetahui langsung kondisi pertanian di Desa Sukoanyar dan mendengar permasalahan yang dihadapi para petani di Desa Sukoanyar.

Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Gresik ini dikemas dalam program Sapa Petani 'Rembug Akur : Sinergi Memajukan Petani Gresik', yang dilaksanakan pada Selasa siang (5/10/2021).

Hadir mendampingi Bupati dan Wakil Bupati Gresik, diantaranya Eko Anindito (Kepala Dinas Pertanian Gresik), Suyono selaku Camat Cerme beserta Muspika, Pj Kepala Desa (Kades) Sukoanyar, Sarto Hidayat (Ketua Poktan Pulorejo), dan sejumlah tamu.

Selain mendengar keluhan dan memberi solusi kepada petani di Desa Sukoanyar, Bupati Gresik bersama Muspika Cerme melakukan panen padi.

Kegiatan panen padi ini termasuk istimewa karena merupakan panen ketiga kalinya dalam setahun dari rata-rata hanya panen 2 kali setahun.

Luas lahan pertanian di Kecamatan Cerme tercatat 6.668 ha dan mampu menghasilkan 34.788 ton padi. Fandi Akhmad Yani atau dipanggil Gus Yani berujar, kehadirannya di Desa Sukoanyar untuk mengajak musyawarah petani dan memberikan motivasi agar fokus di sektor pertanian.

"Karena sektor pertanian mampu beradaptasi di tengah kesulitan saat pandemi covid-19. Kami mendengar langsung persoalan-persoalan di sektor pertanian dan Pemkab Gresik memberikan solusinya. Harapannya kesejahteraan para petani yang jadi target Pemkab Gresik. Sukses dalam panen harga stabil saat panen raya. Ini jadi kebahagiaan Pemkab Gresik," ujar Gus Yani, Bupati Gresik.

Dihadapan petani, Gus Yani menyampaikan 2 solusi terkait masalah yang dihadapi petani di Kecamatan Cerme. Seperti masalah banjir, hama tikus, hingga pengairan.

Untuk hama tikus, Gus Yani memberi solusi, selain menggunakan cara tradisional dan alami, membasmi hama tikus yang menyerang tanaman bisa memanfaatkan perkembangan teknologi.

Caranya diantaranya dengan menggandeng siswa SMK membuat robot pengusir tikus.

Terkait dengan banjir akibat luapan Kali Lamong, Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah atau akrab disapa Bu Min menyampaikan bahwa masalah pengairan untuk lahan pertanian dan banjir Kali Lamong sudah menjadi fokus pemerintah daerah yang tertuang dalam program Nawa Karsa.

"Saat ini sudah dimulai penanggulangan banjir Kali Lamong. Pembebasan tanah dan normalisasi sudah dimulai sebagai salah satu usaha, sehingga kedepannya ketika musim hujan tidak banjir. jadi panjenengan tandur niku tenang," kata Bu Min.

Sedangkan untuk pengairan, Bu Min menjelaskan jika Pemkab Gresik sudah membuat sudetan untuk mengisi waduk - waduk yang nantinya akan digunakan untuk mengairi lahan pertanian saat musim kemarau.

Dengan solusi dari Bupati Gresik dan Wakil Bupati Gresik, diharapkan sektor pertanian jadi penopang pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gresik.

Dari data yang dihimpun Liramedia.co.id, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Gresik Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha di sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan pada tahun 2020 sebesar Rp 10.337.079,78, dari total. Rp 134.268.558,41.

Capaian itu menurun dari tahun 2019, yakni Rp 10.285.301,64 dari total Rp 138.893.603,68. Estimasi luas panen hasil pengamatan Kerangka Sampel Area (KSA) tahun 2019 di Kabupaten Gresik sebesar 61.643,05 hektar.

Sementara itu, estimasi produksi padi di Kabupaten Gresik dari Januari hingga Desember 2019 sebesar 367.717,66 ton Gabah Kering Giling (GKG). Jika dikonversikan menjadi beras dengan angka konversi GKG ke beras tahun 2018 produksi beras pada 2019 diperkirakan sebesar 211.233,83 ton beras.

Di akhir kegiatan Sapa Petani ini, Pemkab Gresik menyerahkan bantuan kepada Kelompok Tani, di antaranya traktor roda 4, jaringan irigasi desa, jalan usaha tani dan Rubuha. (did)

Image
Ada Kelebihan Bayar dari Proyek Gapura Kantor Bupati Mojokerto

Ada Kelebihan Bayar dari Proyek Gapura Kantor Bupati Mojokerto

Tender Belanja Modal Gedung dan Bangunan - Pengadaan Bangunan Gedung Kantor - Pekerjaan Konstruksi Gapura dan Pagar Lingkup Kantor Bupati Mojokerto te

Sisi Lain H Maskuri, Selain Rektor Unisma Juga Pengusaha Pertanian

Sisi Lain H Maskuri, Selain Rektor Unisma Juga Pengusaha Pertanian

Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si, dilantik sebagai Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), pada Sabtu 1 Desember 2018. Dia dilantik untuk periode 2018-202