Eks Karyawan PT KIU Siap Bersaksi Terkait Dugaan Pencemaran Lingkungan

Eks Karyawan PT KIU Siap Bersaksi Terkait Dugaan Pencemaran Lingkungan

Seorang aktivis LIRA Mojokerto mengambil sampel air diduga tercemar limbah dari PT KIU, untuk diuji laboratorium

Liramedia.co.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) mendapat keluhan dari sejumlah masyarakat sekitar PT KIU terkait dengan dugaan pencemaran lingkungan di wilayah Desa Perning. Mendapati pengaduan tersebut, aktivis LIRA DPD Mojokerto Raya segera membentuk tim untuk menindaklajuti kebenarannya.

Tim yang dibentuk dipimpin oleh Adi Sunyoto. Kemudian, mereka menyampaikan pemberitahuan secara tertulis kepada PT KIU bahwa LIRA akan melakukan inspeksi dan observasi terkait dengan dugaan pencemaran lingkungan sebagaimana yang diadukan masyarakat.

Inspeksi itu dilaksanakan ke pabrik bahan keramik tersebut pada Senin (27/9/2021) mulai pukul 09.00 sampai 11.00 WIB, yang dipimpin oleh Adi Sunyoto beserta beberapa anggotanya. Hasilnya, Tim LIRA mendapati sejumlah temuan terkait dugaan pencemaran lingkungan itu.

Guna memvalidasi temuan tersebut, uji lab terhadap sampel air akan dilakukan. Seorang warga Desa Perning, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, berinisial M mengakui sangat resah terhadap limbah cair diduga bahan berbahaya beracun (B3) yang ditimbulkan PT KIU.

Dia bersama warga lainnya khawatir ancaman penyakit yang ditimbulkan akibat pencemaran lingkungan tersebut.

Senada dengan M, seorang pria yang pernah menjadi pekerja di PT KIU siap menjadi saksi di depan hukum apabila dibutuhkan oleh LIRA terkait dugaan pencemaran lingkungan yang ditimbulkan oleh PT KIU.

Dia juga siap bersaksi, bahwa dirinya bersama warga lainnya mengadukan ke LIRA tentang adanya dugaan pencemaran lingkungan karena sudah tak tahu harus kemana mencari pendampingan untuk menegakkan keadilan terhadap pelaku pencemaran lingkungan.

Menanggapi itu, aktivis LIRA Mojokerto, Adi Sunyoto menegaskan bahwa LIRA selalu siap untuk hadir mendampingi masyarakat dari sikap kesewenang-wenangan korporasi dalam masalah lingkungan hidup.

Harusnya, kata Adi, masyarakat di sekitar pabrik dan perusahaan harus berdampingan dan tidak merugikan satu sama lainnya.

"Nyatanya, masyarakat terdampak pencemaran lingkungan karena pengelolaan limbah dari PT KIU belum memadai. Dalam hal ini, guna menghindari adanya penyakit dari dampak pencemaran lingkungan itu, kami sudah mengirim surat, mendesak agar perusahaan segera memperbaiki instalasi IPAL-nya," kata Adi Sunyoto.

"Tapi, setelah surat itu, masih saja terjadi pencemaran. Kami berharap PT KIU ikut berperan aktif dalam perbaikan lingkungan hidup di Desa Perning. Setelah surat yang pertama, jika masih saja tidak memperbaiki IPAL-nya, kami akan kirim lagi surat kedua beserta bukti foto, video, serta para pihak yang siap menjadi saksi di Pengadilan jika dibutuhkan," tegas Adi Sunyoto.

Menanggapi itu, corporat legal PT KIU melalui pesan Whatsapp sebagaimana diterima Liramedia.co.id menegaskan bahwa pihak perusahaan siap menggugat balik LSM LIRA terkait dengan tugas pokok dan fungsi lembaga yang sudah tidak sesuai dengan peraturan Undang-Undang.

"LSM sesuai Undang-undang nomor 17 tahun 2013 tentang organisasi masyarakat, seharusnya berfungsi pembedayaan dan pelayan sosial. Saya sudah koordinasi dengan Lurah, dengan BLH juga aparat penegak hukum terkait jika mendapatkan sumber yang tdk jelas melanggar undang undang normatif pidana, atau subjektif dalam bentuk somasi akan sy tuntut," demikian tulis Antok Yuri Widyastoro melalui pesan Whatsapp dengan nomor 0813338200xx. (did)

Image
Ada Kelebihan Bayar dari Proyek Gapura Kantor Bupati Mojokerto

Ada Kelebihan Bayar dari Proyek Gapura Kantor Bupati Mojokerto

Tender Belanja Modal Gedung dan Bangunan - Pengadaan Bangunan Gedung Kantor - Pekerjaan Konstruksi Gapura dan Pagar Lingkup Kantor Bupati Mojokerto te

Sisi Lain H Maskuri, Selain Rektor Unisma Juga Pengusaha Pertanian

Sisi Lain H Maskuri, Selain Rektor Unisma Juga Pengusaha Pertanian

Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si, dilantik sebagai Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), pada Sabtu 1 Desember 2018. Dia dilantik untuk periode 2018-202