Galian C Ilegal Di Jatirembe Kembali Digrebek Polres Gresik, LIRA : Barang Bukti Jangan Dilepas Lagi

Galian C Ilegal Di Jatirembe Kembali Digrebek Polres Gresik, LIRA : Barang Bukti Jangan Dilepas Lagi

1 unit excavator dipasang Police line dalam penggrebekan tambang ilegal di Desa Jatirembe

Liramedia.co.id - Galian c ilegal di Desa Jatirembe, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, kembali digrebek oleh Polres Gresik. Satu unit excavator diamankan dalam penggrebekan pada Kamis malam, 14 Oktober 2021. Sebelum digrebek, beberapa dump truk dan 1 unit excavator sedang menjalankan aktivitasnya menggali tanah di area persawahan.

Informasi yang dihimpun Liramedia.co.id, aktivitas galian c yang tak berizin ini menjalankan aktivitasnya di malam hari. Hal itu disinyalir untuk mengelabui Polres Gresik akan adanya pertambangan ilegal.

Di lokasi yang sama, Polres Gresik pernah menggrebek tambang ilegal ini, dan mengamankan 2 unit excavator dan sejumlah dump truk. Dua orang dijadikan tersangka dalam penggrebekan ini, yakni pria inisial Kb dan Mt.

Namun, dalam prosesnya, sejumlah barang bukti, baik excavator maupun dump truk dilepas dengan dalih pinjam pakai. Seakan tanpa ada efek jera, seorang tersangka berinisial Kb diduga kembali menjalankan aktivitas usaha tambang ilegal di Desa Jatirembe, hingga akhirnya digrebek tadi malam.

Tindakan Polres Gresik mengamankan dan memasang police line pada barang bukti yang diamankan berupa 1 unit excavator mendapat apresiasi dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Jawa Timur dibawah kepemimpinan Olies Datau selaku Presiden DPP LIRA.

"Tindakan Polres Gresik dalam menindak galian c ilegal di wilayah hukumnya seperti tadi malam patut kami apresiasi. Tapi jangan lupa, seperti apa prosesnya, apakah cuma sekadar penggrebekan belaka, tapi tidak berlanjut ke proses berikutnya di persidangan," ujar Hamidun Inwan, aktivis DPW LIRA Jawa Timur.

LIRA Jawa Timur, kata Inwan, berharap barang bukti yang diamankan tidak dilepas lagi seperti halnya kasus serupa sebelumnya dengan pelaku yang sama pada Juli 2021. Contohnya 7 unit dump truk dan 2 unit excavator dilepas saat penggrebekan sebelumnya. Ini, lanjut Inwan, seakan merusak integritas Polri dalam menegakkan aturan hukum terhadap tambang ilegal di wilayah Gresik.

"Kami akan dukung langkah Polres Gresik menertibkan tambang ilegal, termasuk pula tugas Satpol PP dan Gakum Kementerian ESDM," kata Inwan. (Did)

Image
Ada Kelebihan Bayar dari Proyek Gapura Kantor Bupati Mojokerto

Ada Kelebihan Bayar dari Proyek Gapura Kantor Bupati Mojokerto

Tender Belanja Modal Gedung dan Bangunan - Pengadaan Bangunan Gedung Kantor - Pekerjaan Konstruksi Gapura dan Pagar Lingkup Kantor Bupati Mojokerto te

Sisi Lain H Maskuri, Selain Rektor Unisma Juga Pengusaha Pertanian

Sisi Lain H Maskuri, Selain Rektor Unisma Juga Pengusaha Pertanian

Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si, dilantik sebagai Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), pada Sabtu 1 Desember 2018. Dia dilantik untuk periode 2018-202