Kecamatan Jenu, Tuban, Disinyalir Jadi Pusat Peredaran Obat-obatan Ilegal

Kecamatan Jenu, Tuban, Disinyalir Jadi Pusat Peredaran Obat-obatan Ilegal

Dodik Firmansyah, SH

Liramedia.co.id - Kabupaten Tuban disebut sebagai Kota Wali karena Tuban adalah salah satu kota di Jawa yang menjadi pusat penyebaran ajaran Agama Islam. Tetapi, julukan itu dicemari oleh segelintir warganya dengan melakukan perdagangan ilegal berupa obat-obatan terlarang. Ironisnya, perdagangan obat jenis Pil G dilakukan oleh suami istri.

Tak ayal, sebagian besar orangtua di Tuban sangat resah dan khawatir anak-anak mereka terjerumus dalam peredaran dan penyalahgunaan obat-obatan.

Suami istri yang berjualan Pil G itu berinisial O dan S, yang berdomisili di Dusun Dasin, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur.

Keterangan yang didapat Liramedia.co.id, O dan S menjalankan usaha ilegal tersebut sudah lama, dan hingga kini belum ditangkap aparat penegak hukum. Rata-rata, pembeli Pil G dari O dan S ialah remaja dan pelajar atau anak dibawah umur.

Setelah melakukan transaksi, ada yang dikonsumsi ditempat dan ada yang dibawa pulang. Tiap kali digrebek, selalu lolos. Diduga, ada pihak yang membocorkan rencana operasi oleh Kepolisian.

Kondisi itu memantik perhatian dari seorang Advokad Muda, Dodik Firmansyah, SH. Saat ditemui di kantornya di Jalan Peneleh no. 128, Kota Surabaya, Dodik mengatakan jika. peredaran narkotikan jenis Pil G itu sudah melanggar Pasal 196 dan Pasal 197 Jo pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) UU RI No. 36 tahun 2009, tentang Kesehatan.

"Kami berharap agar peredaran pil dobel L segera diberantas, karena itu merusak generasi muda. Apalagi pembelinya lebih banyak berstatus pelajar," himbaunya, saat dikonfirmasi pada Rabu (13/10/2021).

Dikonfirmasi temuan ini kepada O melalui aplikasi percakapan Whatsapp, tanpa merespon, O memblokir nomor wartawan.

Di tempat terpisah, seorang pembeli yang meminta agar namanya tidak dimediakan, menerangkan, "Bapak O dan Ibu S sangat kuat. Mereka dibantu anaknya berinisial E dan suaminya ketika berjualan."

Dia menyebutkan, tidak cuma O dan S saja yang berjualan Pil G secara ilegal. Di Kecamatan Jenu, disinyalir masih banyak pelaku lainnya. Maka itu, dia berharap penjual dan pengguna Pil jenis karnopan dan pil Dobel L segera ditindak oleh Kepolisian maupun BNN.

"Polres Tuban dan Polsek Jenu segera ada tindakan untuk mencegah peredaran obat-obatan ilegal tersebut semakin luas. Sehingga wilayah yang dikenal sebagai Kota Santri bisa bersih dari narkoba," harapnya. (did)

Image
Ada Kelebihan Bayar dari Proyek Gapura Kantor Bupati Mojokerto

Ada Kelebihan Bayar dari Proyek Gapura Kantor Bupati Mojokerto

Tender Belanja Modal Gedung dan Bangunan - Pengadaan Bangunan Gedung Kantor - Pekerjaan Konstruksi Gapura dan Pagar Lingkup Kantor Bupati Mojokerto te

Sisi Lain H Maskuri, Selain Rektor Unisma Juga Pengusaha Pertanian

Sisi Lain H Maskuri, Selain Rektor Unisma Juga Pengusaha Pertanian

Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si, dilantik sebagai Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), pada Sabtu 1 Desember 2018. Dia dilantik untuk periode 2018-202