LIRA Probolinggo Kota : Galian C Tanpa IUP Harus Ditertibkan

LIRA Probolinggo Kota : Galian C Tanpa IUP Harus Ditertibkan

Usaha galian c diduga tanpa dilengkapi IUP di Probolinggo

Liramedia.co.id, PROBOLINGGO – Usaha galian c diduga tanpa dilengkapi izin usaha pertambangan (IUP) ditemukan di Jalan Sukapura, Desa Sepuh Gembol, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Hasil temuan aktivis Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kota Probolinggo, galian c itu sudah lama menjalankan usahanya.

“Ironisnya belum ditertibkan oleh institusi yang berwenang, baik itu Satpol PP Kabupaten dan Kota Probolinggo, maupun Polres Probolinggo Kota. Jika dibiarkan, khawatir usaha sejenis tanpa dilengkapi IUP akan bertambah banyak di Probolinggo ini,” kata Safri Agung, Walikota LIRA Probolinggo kepada LIRA Media, Kamis, 15 Oktober 2020.

Agung menjelaskan, material galian c berupa pasir yang diambil dari Desa Sepuh Gembol ini dikirim untuk proyek plengsengan milik Pemerintah di Jl. Profesor Dr Hamka, Kec. Kedopak, Kota Probolinggo. Selain digunakan untuk material campuran semen, sebagian banyak material pasir dan tanah itu ditimbun di stockpile di Kecamatan Kedopak.

“Material galian c itu juga diduga digunakan untuk bahan pembangunan di RSUD Kota Probolinggo. Kami harap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti temuan kami, supaya tidak merugikan masyarakat dan merusak lingkungan, bahkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor galian C yang seharusnya didapat Pemerintah Kota Probolinggo mengalami potential loss,” jelas Agung.

Agung mengakui, jika temuannya itu sudah dilaporkan ke Polres Probolinggo Kota. Diharapkan, Polres Probolinggo Kota segera menindaklanjutinya dengan menghentikan galian c tersebut dan mengusut siapa pelakunya.

Sebab, lanjut Agung, usaha galian c diduga tanpa dilengkapi IUP ini termasuk kategori korupsi dan kejahatan lingkungan. Selain Kepolisian, Agung mengimbau agar Satpol PP maupun Kejaksaan Negeri Probolinggo turut andil dalam menegakkan hukum terhadap galian c diduga illegal ini.

“Jangan sampai kerusakan lingkungan akibat tambang diduga tak berizin ini bertambah. Kepolisian, Kejaksaan, maupun Satpol PP harus segera meninjau lokasi supaya tahu bahwa disana ada pembiaran tanpa ada penegakan hukum,” jelas Agung. (*)

 

Image
Karena Tak Punya Ponsel, Siswa SMP Dapat Nilai Nol

Karena Tak Punya Ponsel, Siswa SMP Dapat Nilai Nol

Sungguh miris yang dialami Aditya. Salah satu siswa SMP di Jakarta Barat ini mendapat nilai nol lantaran tidak bisa mengikuti pelajaran jarak jauh via online.