Pelaku Pembunuh Wanita Pijat Terapis Ditembak Kedua Kakinya

Pelaku Pembunuh Wanita Pijat Terapis Ditembak Kedua Kakinya

Terduga pembunuhan di rumah panti pijat dihadiahi timah panas

Mojokerto (Liramedia.co.id)--Pasca ditangkapnya Moh. Irwanto alias Wanto alias Togok (25) asal Dusun/Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Jombang, pembunuh Ambarwati alias Santi alias Ida (40) asal Desa/Kecamatan Lohceret, Nganjuk, Jawa-Timur wanita tenaga panti pijat terapis Berkah di Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa-Timur pada 4 Pebruari 2021 lalu, anggota tim Resmob Satreskrim Polres Mojokerto Kota terpaksa harus menghadiahi timah panas di kedua kaki tersangka. Kapolres Mojokerto Kota, AKBP. Deddy Supriadi, SiK.MiK didampingi Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota, AKP. Rachmawati Laila, SH dan Kasubag Humas, Iptu. MK. Umam saat press release didepan awak media mengatakan, terhadap tersangka terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur oleh anggota tim Resmob karena saat dilakukan penangkapan, tersangka sempat melakukan perlawanan dan akan berusaha melarikan diri. Dalam pelariannya setelah melakukan aksinya selama 2 pekan, tersangka sempat melarikan diri ke Jakarta dan sempat berencana akan kabur ke wilayah Sumatra namun berhasil digagalkan berkat kesigapan tim Resmob Satreskrim Polres Mojokerto Kota. "Tersangka ditangkap di rumah teman orang tua isterinya di Desa/Kecamatan Takeran, Magetan sekitar pukul 17.00 WIB. Barang bukti yang kita sita dan amankan diantaranya, 1 buah Handphone, 1 buah celana panjang jeans, 1 unit motor Honda Beat milik tersangka dan sebilah pisau dapur (bendo) milik tersangka yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban," ungkap Deddy. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman seumur hidup atau ancaman hukuman mati. (Joe)

Image
Karena Sebab Ini, Oknum Pengacara Terancam Dipidanakan Kepala SMPN 1 Babat

Karena Sebab Ini, Oknum Pengacara Terancam Dipidanakan Kepala SMPN 1 Babat

Seorang oknum pengacara berinisial SE di Kecamatan Tuban, Kabupaten Lamongan, terancam dipidakan oleh Kepala SMPN 1 Babat