Pengakuan Mantan Tenaga Kerja PT CKB

Pengakuan Mantan Tenaga Kerja PT CKB

Ilustrasi tenaga kerja di pabrik

Liramedia.co.id, SIDOARJO – Satu persatu korban dugaan pungutan oleh oknum di PT CKB mencuat. Rata-rata dari mereka, selain mengakui jadi korban pungutan dengan nilai Rp 500 ribu per tenaga kerja, juga terkait jam kerja yang dinilai menyalahi aturan ketenagakerjaan

Salah satu saksi yang ditemui wartawan Liramedia.co.id ialah A. Kepada wartawan Liramedia.co.id, wanita tersebut dengan gamblang menceritakan awal mula dia masuk di PT CKB hingga ditarik uang dengan nilai Rp 500 ribu sebanyak 2 kali untuk bisa masuk bekerja di perusahaan alas kaki yang ada di Kabupaten Sidoarjo tersebut.

“Bayar Rp 500 ribu langsung masuk (kerja). Jika tidak bayar tidak bisa masuk (kerja). Itu 2 kali saya bayarnya. Sudah tanggungan banyak, belum bayar (cicilan) sepeda (motor),” kata A kepada Liramedia.co.id, dalam Bahasa Jawa.

Kepada siapa bayarnya? A menjawab membayar ke salah satu oknum karyawan di PT CKB. Menurut A, saat pabrik sepi order, maka dirinya diliburkan sementara. Setelah itu, dia kembali dipanggil untuk bisa masuk lagi menjadi tenaga kerja di PT CKB bagian produksi.

“Diliburkan lama, kalau mau masuk lagi, bayar. Saya capek bolak-balik bayar. Kalau bayar langsung kerja. Padahal saya lama (bekerja) disana. Kalau dipanggil lama, buat lamaran kerja lagi. Putus kontrak buat lamaran lagi dengan bayarnya. Saya gak punya uang lagi. Akhirnya saya pindah (dari PT CKB). Yang mau bayar, yang tidak mau juga gak apa-apa,” kata A.

Lain halnya dengan A. Mantan tenaga kerja PT CKB, S menuturkan jika saat dirinya bekerja, sering mengeluhkan jam kerja yang melebihi batas tapi tidak ada kompensasi berupa uang lembur.

“Nambah jam tidak digaji karena target. Lainnya ketularan tidak ada yang protes, tergantung pengawasnya. Kalau pengawasnya ‘ngatok’. Seharusnya pulang jam 3 sore, kecuali dapat hasil baru pulang sesuai jam. Kalua tidak ada hasil, nambah jam lagi, tapi tidak dibayar,” jelasnya. (bas)

Image
Ada Kelebihan Bayar dari Proyek Gapura Kantor Bupati Mojokerto

Ada Kelebihan Bayar dari Proyek Gapura Kantor Bupati Mojokerto

Tender Belanja Modal Gedung dan Bangunan - Pengadaan Bangunan Gedung Kantor - Pekerjaan Konstruksi Gapura dan Pagar Lingkup Kantor Bupati Mojokerto te

Sisi Lain H Maskuri, Selain Rektor Unisma Juga Pengusaha Pertanian

Sisi Lain H Maskuri, Selain Rektor Unisma Juga Pengusaha Pertanian

Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si, dilantik sebagai Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), pada Sabtu 1 Desember 2018. Dia dilantik untuk periode 2018-202