Polresta Sidoarjo Ungkap Dua Kasus Pencabulan

Polresta Sidoarjo Ungkap Dua Kasus Pencabulan

Dua tersangka kasus pencabulan di Polres Sidoarjo

Liramedia.co.id, SIDOARJO - Pelaku pencabulan berhasil ditangkap Satreskrim Polresta Sidoarjo dan berhasil membekuk dua pelaku pencabulan anak di bawah umur, pada Jumat (16/10/2020).

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Ambuka Yudha mengatakan tersangka adalah Moh Khodar (53 tahun), warga Menganti, Kabupaten Gresik, dan Kalvin Kristianto (18 tahun), warga Kec. Waru, Kab. Sidoarjo.

Dalam dua kasus pencabulan ini, modus pelaku memaksa korban untuk minum-minuman keras. Setelah itu, pelaku mengajak korban pergi ke bangunan kosong yang tidak jauh dari tempat minum miras tersebut hingga terjadilah pencabulan.

Lalu kasus yang masih sama dengan pencabulan, modus tersangka memberi korban sebuah sikep (jimat) berupa cambuk kecil yang terbuat dari tembaga. Sambil berkata bahwa jimat tersebut sebagai penjaga korban dan di dalam jimat tersebut ada penunggunya (makhluk halus). Lalu korban disuruh menyimpan dan membawanya kemanapun korban pergi. Kemudian korban merasakan pusing dan terjadilah pencabulan.

“Penangkapan terhadap tersangka dilakukan tak lama setelah adanya laporan dari pihak keluarga korban,” kata Kasatreskrim Polresta Sidoarjo. AKP Ambuka Yudha.

Dengan begitu, atas perbuatannya pelaku Tindak pidana Persetubuhan dan atau perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 dan atau Pasal 82 UURI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun dan paling singkat 3 tahun dan denda paling banyak Rp. 300.000.000 dan paling sedikit Rp. 60 juta. (*)

Image
Karena Tak Punya Ponsel, Siswa SMP Dapat Nilai Nol

Karena Tak Punya Ponsel, Siswa SMP Dapat Nilai Nol

Sungguh miris yang dialami Aditya. Salah satu siswa SMP di Jakarta Barat ini mendapat nilai nol lantaran tidak bisa mengikuti pelajaran jarak jauh via online.