SEJUMLAH SISWA DAN GURU DI SANGKAPURA MENJALANI SAMPLING TES RAPID ANTIGEN.

SEJUMLAH SISWA DAN GURU DI SANGKAPURA MENJALANI SAMPLING TES RAPID ANTIGEN.

Gresik, liramedia.co.id. -  Untuk memantau perkembangan terselenggaranya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Gresik, seluruh instansi terkait memaksimalkan dalam menekan angka penyebaran virus covid-19 sesuai dengan Instruksi Pemerintah. Sehingga dilaksanakan kegiatan Sampling Tes Rapid Antigen terhadap Siswa dan guru yang ada di Sangkapura, Rabu(05/05/2021).

Pelaksanaan Sampling tersebut akan diselenggarakan secara bergantian dari satu sekolah ke sekolah yang lain guna memastikan penyebaran virus covid-19 tidak sampai menimbulkan klaster baru di sekolah akibat terselenggaranya kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Dan pagi ini, yang melaksanakannya adalah perwakilan dari Siswa dan Guru SDN 1 Kotakusuma Kecamatan Sangkapura yang telah melangsungkan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). dan hasil yang diperoleh menunjukan bahwa siswa dan guru dalam kondisi Negatif covid-19.

Danramil 0817/17 Sangkapura, Kapten Arh Kuntoko sengaja turut hadir untuk memastikan situasi dan kondisi yang sebenarnya dalam proses pengambilan Sampling tes antigen, dikarenakan dirinya ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat di wilayah binaan Koramil Sangkapura untuk mengantisipasi angka penyebaran virus covid-19 dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Saya ingin memastikan bagaimana kondisi yang sebenarnya perkembangan dilaksanakan Samplin tes antigen kepada perwakilan acak Siswa dan guru yang telah melaksanakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka, dikarenakan di sebagian besar Sekolah di Kabupaten Gresik termasuk sekolah yang ada di Sangkapura sudah mulai dilaksanakan TPM, walaupun masih terlaksanakan 50 % di wilayah sangkapur, semoga dengan mekanisme yang sudah berjalan ini kita bisa menekan angka penyebaran virus covid-19 dan tidak menimbulkan klaster baru disekolah. Intinya mari kita tertib menerapkan protokol kesehatan dan patuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.”tutur Danramil.

Pendim 0817/Bbh.

Image