Tambang di Sukobendu Buka Lagi, Diduga Ada Orang 'Kuat' Dibelakangnya

Tambang di Sukobendu Buka Lagi, Diduga Ada Orang 'Kuat' Dibelakangnya

Gerakan Bersama Hentikan Tambang Ilegal di Mantup

Liramedia.co.id – Aktivitas galian c diduga ilegal di Desa Sukobendu, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, kembali beraktivitas setelah sebelumnya tiarap. Pada Sabtu (2/10/2021), tampak 2 unit excavator dan sejumlah dump truk sedang menggali material di tambang yang diduga tidak dilengkapi izin pertambangan.

DPW Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) heran karena sejauh ini, belum ada tindakan tegas dengan memasang police line dan menangkap para pelaku usaha galian c diduga ilegal ini. Bahkan yang mengherankan lagi, ada nama Pak Budi yang disebut-sebut sebagai orang kuat di balik aktivitas galian c ini.

Lalu siapa Pak Budi? Dari pengakuan beberapa orang di lokasi, Pak Budi dari PT Raja Bumi, perusahaan yang berdomisili di Kabupaten Lamongan. Saat ditelusuri lebih lanjut tentang PT Raja Bumi, tidak ada nama perusahaan tersebut.

“Kami heran, Polda Jatim dan Polres Lamongan belum pasang Police line terkait galian c diduga ilegal ini. Padahal jika mau, saat beraktivitas itu bisa langsung digrebek, tahan alat berat maupun kendaraan pengangkutnya berikut juga para pelakunya. Dan usut siapa Pak Budi itu,” demikian dikatakan Hamidun Inwan, Sabtu (2/10/2021).

Menurut Inwan, aktivitas galian c diduga ilegal ini sempat ‘kucing-kucingan’ dengan aparat. Setiap ada dumas ke Polda maupun ke Polres Lamongan, info tersebut bocor sehingga mereka untuk sementara waktu tidak beroperasi.

“Kemudian setelah dirasa aman, galian c ini kembali beraktivitas. Inilah bentuk kurang tegasnya aparat penegak hukum untuk menindak perusak lingkungan. Harusnya di Police Line lokasinya, tangkap pelakunya, dan tahan alat operasionalnya,” tegas Inwan.

Galian c di Sukobendu kembali beraktivitas

Sebagai upaya mencari keadilan hukum, DPW LIRA Jawa Timur menginisiasi Gerakan Bersama Hentikan Tambang Ilegal di Mantup. Gerakan ini merupakan Gerakan gabungan antar aktivis lingkungan. Mereka akan mencari waktu untuk menggelar demontrasi ke Polres Lamongan.

“Kami masih koordinasi untuk waktu yang tepat melaksanakan demonstrasi ke Polres Lamongan,” ujar Inwan. (did)

Image
Ada Kelebihan Bayar dari Proyek Gapura Kantor Bupati Mojokerto

Ada Kelebihan Bayar dari Proyek Gapura Kantor Bupati Mojokerto

Tender Belanja Modal Gedung dan Bangunan - Pengadaan Bangunan Gedung Kantor - Pekerjaan Konstruksi Gapura dan Pagar Lingkup Kantor Bupati Mojokerto te

Sisi Lain H Maskuri, Selain Rektor Unisma Juga Pengusaha Pertanian

Sisi Lain H Maskuri, Selain Rektor Unisma Juga Pengusaha Pertanian

Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si, dilantik sebagai Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), pada Sabtu 1 Desember 2018. Dia dilantik untuk periode 2018-202