Tantangan Kapolres Gresik yang Baru, Tertibkan Galian C Ilegal di Desa Jatirembe

Tantangan Kapolres Gresik yang Baru, Tertibkan Galian C Ilegal di Desa Jatirembe

Backhoe sedang memuat material ke bak dump truk, dari galian c di Desa Jatirembe

Liramedia.co.id - Pucuk pimpinan di Mapolres Gresik telah berganti. AKBP Muhammad Nur Azis menjabat sebagai Kapolres Gresik menggantikan AKBP Arief Fitrianto. Mutasi jabatan ini berdasarkan surat telegram Kapolri nomor ST/1701/VIII/KEP/2021 tanggal 25 Agustus 2021.

AKBP Arief Fitrianto menduduki jabatan baru sebagai Kasubbagrenprog Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri. Sedangkan AKBP Muh Nur Azis sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Ponorogo.

Menurut rencana, serah terima jabatan (sertijab) akan dilaksanakan pada Senin (13/9/2021). Setelah sertijab nanti, banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan oleh AKPB Muh Nur Azis. Salah satunya ialah ketegasan dalam menindak adanya tambang ilegal atau galian c ilegal yang marak di Gresik.

Ketua Umum Generasi Muda Peduli Aspirasi Masyarakat (GEMPAR), Aris Gunawan mengatakan, satu diantara sekian lokasi galian c ilegal berada di Desa Jatirembe, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.

Meski pernah ditertibkan oleh Polres Gresik, namun tidak ada efek jera bagi pelaku usaha galian c yang tidak berizin resmi.

"Dengan hadirnya Kapolres Gresik yang baru ini, kami harapkan ada upaya tegas dari Polres Gresik untuk menindak pelaku kejahatan lingkungan. Jangan biarkan di wilayah Benjeng di rusak alamnya untuk keuntungan segelintir orang," demikian harap Aris.

"Tangkap pelakunya. Jika perlu jadi tersangka dan tahan. Jangan pandang bulu. Kami akan dukung upaya Kepolisian untuk menertibkan dan menindak pelaku usaha galian c ilegal ini. Jangan kasih kendor," tegas Aris. (did)

Image
IDI Papua Berharap Jaminan Keamanan Pada Tenaga Kesehatan

IDI Papua Berharap Jaminan Keamanan Pada Tenaga Kesehatan

Terkait situasi penyerangan, pembakaran, dan penembakan terhadap tenaga kesehatan di Puskesmas Kiwirok, Pegunungan Bintang,