Terlilit Hutang, WN Rampok PSK Usai Dikencani di Kopi Pangku

Terlilit Hutang, WN Rampok PSK Usai Dikencani di Kopi Pangku

WN diamankan Polsek Samarinda

Liramedia.co.id, SAMARINDA – Seorang pria asal Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, berinisial WN (tahun) mengaku kepada Polisi terlilit hutang. Karena faktor itulah, dia perhiasan gelang emas milik wanita berinisial SI (38 tahun).

Untuk memudahkan aksinya itu, WN melakukan tindak kekerasan kepada SI dengan memukulnya menggunakan palu. Apesnya, emas yang dirampas itu imitasi.

"Pelaku berniat mengambil perhiasan korban. Namun pelaku tidak mengetahui perhiasan tersebut perhiasan palsu," jelas Kanit Reskrim Polsek Samarinda, Ulu Ipda Ridwan pada Selasa (24/11/2020).

WN mengaku kepada penyidik, alasannya merampas perhiasan emas SI adalah terlilit utang setelah kalah berjudi di Samarinda. Penganiayaan tersebut berawal pada Minggu (22/11/2020) pukul 12.30 Wita di Jalan Poros Samarinda-Tenggarong, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, tepatnya di warung kopi pangku.

"Pulang kerja, WN langsung mampir ke warung kopi dan langsung berkenalan dengan SI. Setelah itu, WN langsung bertransaksi untuk melakukan hubungan badan dengan SI," terangnya.

Ridwan menuturkan, sebelum melakukan hubungan badan, SI pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badan. Saat itulah WN mengambil palu untuk melumpuhkan SI.

"WN mulai mengincar perhiasan korban. Lalu WN mengambil palu yang ada di kamar tersebut dan menyusul korban ke kamar mandi dan langsung memukul korban dengan palu," jelasnya.

SI sempat berteriak saat diserang WN. Karena panik, WN kembali memukul kepala SI berkali-kali dengan menggunakan palu tersebut sampai korban jatuh bercucuran darah.

"Setelah korban jatuh, WN langsung mengambil perhiasan yang dipakai oleh SI, dan WN langsung kabur," ucapnya.

Namun warga, yang mendengar teriakan SI, sudah berkumpul di dekat warung kopi. Hingga akhirnya WN menjadi bulan-bulanan warga di sekitar tersebut.

"Saat WN sudah menaiki kendaraannya, warga sudah berkumpul dan WN langsung diamankan. Sempat dipukul, tapi tidak sampai babak belur," bebernya.

WN dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan hukuman penjara paling lama 9 tahun. (dtc)

 

Image
Saung Angklung Udjo Buka Donasi Demi Eksistensi Kesenian Angklung

Saung Angklung Udjo Buka Donasi Demi Eksistensi Kesenian Angklung

Saung Angklung Udjo bernasib kurang baik akibat pandemi covid-19, dan terancam tutup permanen. Hal ini dikarenakan selama masa pandemi covid-19