Video Museum Diduga Di Taman Maramis Probolinggo

Video Museum Diduga Di Taman Maramis Probolinggo

Tangkapan layar adegan video mesum diduga di Taman Maramis

Liramedia.co.id, Probolinggo - Jagad maya digemparkan oleh video mesum. Dugaan sementara, video mesum itu dilakukan di Taman Maramis, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Video berdurasi 30 detik itu, menunjukkan sepasang sejoli tengah memadu cinta dalam posisi duduk berpelukan.

Di detik-detik terakhir, nampak si wanita berdiri dan memasang celana dalam dan bawahan. Video tersebut, menyebar dengan cepat di media sosial. Mulai dari Facebook, Instagram, sampai aplikasi pesan WhatsApp.

Video inipun mendapat tanggapan dari Anggota DPRD Kota Probolinggo..Ilyas Adityawan, Anggota Komisi I DPRD Kota Probolinggo menyayangkan adanya tindak asusila yang terekam kamera amatir itu.

“Harus diusut dulu, apakah benar terjadi di Maramis. Kalau benar, harus ditindak tegas itu,” katanya, Senin (31/8/2020).

Masih menurut Ilyas, jangan sampai fungsi Taman Maramis sebagai areal terbuka hijau berubah digunakan sebagai tempat mesum.

Kepala Dinas Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Probolinggo, Agus Effendi menyebut, Pol PP sudah mendengar keresahan warga itu. Saat ini, stafnya masih bekerja menyelidiki video asusila itu.

“Apakah benar terjadi di Maramis atau bukan. Kami juga mendorong masyarakat setempat untuk aktif dalam mengantisipasi hal semacam itu,” ujarnya.

Sejauh ini, pihak Pol PP masih menelusuri video tersebut, di antaranya dari pedagang kaki lima, sampai warga di sekitar lokasi.

“Bisa saja saat patroli atau ramai warga, mereka tidak begitu. Nah ketika sepi, terjadilah hal demikian. Kami sering juga mengamankan pemuda pesta miras di lokasi itu,” imbuh Agus.

Atas keresahan warga soal dugaan tindakan asusila di Maramis, Agus berencana menempatkan sejumlah banner berisi nomor telepon hotline 112 yang bisa dihubungi masyarakat. Ketika ada indikasi tindakan asusila, pesta miras, maupun tindakan yang mengganggu ketertiban umum.

“Karena memang, persoalan seperti ini tidak bisa selesai tanpa peran aktif masyarakat,” tandasnya. (*)

Source : WartaBromo

Image
APVOCATION East Java to  Supports  Surabaya University to Create One Million IT Preneurs

APVOCATION East Java to Supports Surabaya University to Create One Million IT Preneurs

Mr Jamhadi in the IT Preneur seminar said that there are contraction in economics growth for almost all economic sectors due to the Covid-19 pandemic.