Warga Seketi Balongbendo Akhirnya Bisa Bernafas Lega

Warga Seketi Balongbendo Akhirnya Bisa Bernafas Lega

Pembongkaran rumah di Desa Seketi

Liramedia.co.id - Alkhamdulillah.. Ucapan sujud syukur tersebut disampaikan Sutoyo, Toyib, dan Bari selaku ketua RT. 03 RW. 06, Desa Seketi, Kecamatan Balongbendoz Kabupaten Sidoarjo, yang juga menjadi korban pemasangan tumpukan bambu di atap rumahnya.

Atas kerjasama semua elemen, baik dari Pemerintah Desa, Forkompika kecamatan Balongbendo, DPW Investigasi LIRA Jatim, Ormas Pemuda Pancasila, Serikat pekerja KSPI KEP, dan juga masyarakat sekitar, pada Selasa (12/1/2021), pembongkaran tumpukan bambu diatap 3 rumah korban yang dilakukan oleh saudara Robil berhasil dilaksanakan.

Anang Ariyanto selaku Pj Kepala Desa Seketi menyampaikan perasaan senang dan puas karena setelah melalui proses yang panjang dan berbagai upaya dengan tetap memperhatikan keamanan dan menghindari terjadinya hal yang tidak di inginkan masalah bisa terselesaikan.

"Alhamdulillah atas dukungan semua pihak, masalah pembongkaran tumpukan bambu yang dilakukan saudara Robil bisa diselesaikan hari ini dengan baik," jelas Anang.

"Aduan permasalahannya memang sudah lama, tetapi karena pertimbangan keselamatan dan keamanan warga sekitar, pembongkaran tumpukan bambu tersebut belum kita lakukan," jelasnya.

Perlu diketahui, Robil menurut keterangan yang diterimanya mengalami gangguan jiwa.

"Tapi alhamdulillah, hari ini atas dukungan semua pihak termasuk rekan - rekan DPW Investigasi LIRA Jatim, Ormas Pemuda Pancasila, dan juga SP KEP masalah bisa selesai dan tidak ada kendala apapun," imbuhnya.

"Upaya persuasif yang dilakukan Forkompika dalam menangani permasalah Robil yang diduga mengalami gangguan jiwa berhasil dengan baik," imbuhnya.

Amir, salah satu warga sekitar menyampaikan kepuasaanya atas keberhasilan Pemerintah Desa menyelesaikan masalah ini.

"Kasihan, masalah ini sudah lama tapi belum ada tindakan," ungkap Amir.

"Sering ditanya, jawabnya menunggu Dinas Sosial untuk merehabilitasi Robil," ungkapnya.

"Tapi Alhamdulillah masalahnya sekarang sudah selesai," pungkasnya.

Lain halnya dengan apa yang disampaikan Sunandar selaku penasehat DPW Investigasi LIRA Jatim.

"Atas aduan masyarakat bersama tim, kami segera menindaklanjuti salah satunya mengkorfirmasi pemerintah desa kendala - kendala apa yang menjadikan begitu susahnya pembongkaran bangunan liar tersebut. Saya juga menyesalkan adanya birokrasi pemerintah daerah yang menurut hemat kami kurang bisa segera berkordinasi dan ambil tindakan dengan keluhan yang dirasakan masyarakat," katanya.

"Saya selaku penasehat DPW Investigasi LIRA Jatim mengucapkan terima kasih atas keterlibatan semua pihak dalam menyelesaikan permasalahan yang ada," ucapnya.

"Sebagai manusia yang diberikan akal, kita wajib saling peduli. Kepedulian dan kebersamaan kita sangatlah diperlukan untuk menciptakan kehidupan yang harmonis," tambahnya.

Salah satu anggota Ormas Pemuda Pancasila juga menambahkan, peran serta organisasi kemasyarakatan dalam mendukung kinerja pemerintahan desa sangat diperlukan.

"Inilah salah satu bentuk kepedulian Pemuda Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat," pungkasnya. (dori)

Image
Asyik, Siswa Sekolah Bakal Dapat BLT Rp 2,4 Juta

Asyik, Siswa Sekolah Bakal Dapat BLT Rp 2,4 Juta

Siswa dan siswi sekolah, mulai dari pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dapat bantuan langsung tunai (BLT).