Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, meluapkan kekesalannya terhadap sorotan tajam media menyusul kontroversi dalam laga Derby d’Italia kontra Juventus. Chivu menilai munculnya berbagai kritik tersebut merupakan upaya untuk menggoyahkan posisi La Beneamata yang saat ini tengah nyaman memimpin klasemen Liga Italia.
Kontroversi Kartu Merah Pierre Kalulu
Kemenangan 3-2 Inter Milan atas Juventus pada akhir pekan lalu diwarnai perdebatan mengenai kartu merah yang diterima bek Juventus, Pierre Kalulu. Insiden tersebut bermula dari sentuhan Kalulu terhadap Alessandro Bastoni yang dinilai berlebihan oleh sejumlah pihak, sehingga memicu tudingan aksi diving.
Situasi semakin memanas setelah Bastoni kedapatan merayakan kartu merah tersebut, meskipun keputusan wasit kemudian dinyatakan keliru. Chivu sebelumnya sempat mengkritik Kalulu karena dianggap kurang cerdik saat berduel, yang kemudian memicu kecaman balasan dari pelatih Juventus, Luciano Spalletti.
Tudingan Ketidakadilan Media Massa
Chivu merasa perlakuan media terhadap timnya tidak adil jika dibandingkan dengan insiden pada laga-laga sebelumnya. Ia mencontohkan pertandingan melawan Napoli di mana Inter merasa dirugikan, namun tidak mendapat pembelaan serupa dari para pandit maupun jurnalis.
“Melawan Napoli, kami diperlakukan tidak adil dan saya mengatakan ini untuk pertama kalinya di sini, tapi tidak ada satu pun dari kalian [media] yang mengatakan apa pun,” ujar Chivu sebagaimana dikutip dari FCInternews.
Fokus Menuju Playoff Liga Champions
Di tengah tekanan publik, Chivu meminta anak asuhnya untuk tetap fokus pada kompetisi yang masih panjang. Ia meyakini bahwa reaksi negatif yang muncul pada Februari ini berkaitan erat dengan posisi Inter di puncak klasemen yang membuat pihak tertentu merasa tidak nyaman.
“Mari menatap ke depan, menyadari bahwa musim masih panjang. Kami ingin terus kompetitif, tanpa mendengar bagaimana kami dinilai di awal musim. Reaksi ini toh baru tiba di Februari, dan mungkin seseorang tidak senang karena kami memuncaki klasemen,” tegas Chivu.
Inter Milan kini harus segera mengalihkan fokus untuk menghadapi laga tandang melawan Bodo/Glimt pada leg pertama playoff Liga Champions. Kemenangan dalam laga tersebut menjadi target utama guna mengamankan langkah menuju leg kedua.
Informasi lengkap mengenai pernyataan Cristian Chivu ini disampaikan melalui laporan resmi FCInternews yang merujuk pada sesi wawancara pascapertandingan di Liga Italia.
