Meta secara resmi menjalin kesepakatan jangka panjang dengan Nvidia untuk memasok jutaan unit chip kecerdasan buatan (AI). Langkah strategis ini diambil guna memperluas kapasitas pusat data yang menopang ekosistem Meta AI, termasuk platform Instagram, Facebook, WhatsApp, dan Threads.
Detail Pengadaan Chip AI Blackwell dan Rubin
Dalam perjanjian tersebut, Nvidia akan memasok jutaan unit GPU Blackwell serta chip AI generasi terbaru bernama Rubin yang baru saja diperkenalkan pada ajang CES 2026 di Las Vegas. Kesepakatan ini mencakup pengadaan prosesor pusat (CPU) Grace dan Vera milik Nvidia untuk mendukung model bahasa besar (LLM), sistem rekomendasi, dan agen AI.
Meskipun nilai transaksi tidak diungkapkan secara rinci ke publik, skala pembelian yang mencapai jutaan unit ini menegaskan ambisi besar Meta dalam mempercepat pengembangan infrastruktur AI global. Pengadaan ini juga menandai komitmen Meta untuk tetap menggunakan ekosistem Nvidia di tengah persaingan pasar semikonduktor yang kian ketat.
Adopsi Skala Besar CPU Grace dan Vera
Salah satu poin penting dalam kerja sama ini adalah pengadopsian CPU Grace dalam skala besar untuk pertama kalinya tanpa harus dipasangkan dengan GPU secara tradisional. Grace merupakan CPU berbasis arsitektur Arm yang dirancang untuk efisiensi daya tinggi, diklaim mampu menghemat energi hingga 50 persen untuk beban kerja pusat data tertentu.
Selain itu, Meta dijadwalkan mulai mengintegrasikan Vera CPU ke dalam pusat datanya pada tahun 2027. Vera CPU dirancang khusus untuk agentic reasoning, yakni kemampuan AI untuk berpikir dan bertindak secara mandiri. Berikut adalah spesifikasi teknis utama dari Vera CPU:
| Fitur | Spesifikasi |
| Jumlah Core | 88 Core Olympus |
| Arsitektur | Armv9.2 |
| Konektivitas | NVLink-C2C Kecepatan Tinggi |
| Fungsi Utama | Agentic Reasoning & Efisiensi Daya |
Menepis Isu Peralihan ke Google Tensor
Kesepakatan ini sekaligus mematahkan spekulasi sebelumnya yang menyebut Meta akan beralih menggunakan chip AI Tensor milik Google atau sepenuhnya bergantung pada chip internal. Meskipun Meta sempat dilaporkan mengembangkan chip mandiri, tantangan teknis dan penundaan implementasi membuat perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg ini kembali mempercayakan infrastrukturnya pada Nvidia.
Langkah ini memperkokoh posisi Nvidia di pasar CPU pusat data yang selama ini didominasi oleh Intel dan AMD. Meta sendiri diyakini tetap menjadi salah satu dari empat pelanggan terbesar yang menyumbang lebih dari 60 persen pendapatan Nvidia pada kuartal terakhir.
Informasi lengkap mengenai kerja sama strategis ini merujuk pada pernyataan resmi perusahaan dan laporan yang dihimpun melalui Reuters serta The Verge pada Februari 2026.
